Petugas kesehatan terus melakukan rapid tes maupun uji swab baik pada masyarakat ataupun petugas penyelenggara Pilkada. (BP/Bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Satu lagi pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dilaporkan meninggal dunia oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Tabanan, Kamis (12/11). Ironisnya lagi pasien yang meninggal kali ini, seorang ibu berusia 39 tahun asal Penebel yang tengah hamil.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Tabanan, Putu Dian Setiawan mengatakan, pasien positif COVID-19 yang meninggal kali ini masuk menjalani perawatan pada tanggal 5 November 2020 di RSUD Tabanan dengan kondisi hamil. Usia kandungannya 24- 25 minggu.

Baca juga:  Rawan Gempa, Tujuh Lokasi di Tabanan Dipasangi Intensity Meter

Dari hasil screening dan pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit, diketahui yang bersangkutan Covid-19 dan harus menjalani masa karantina di rumah sakit setempat.

Namun sayangnya, pasien yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) Pneumonia bilateral inipun tidak bisa disembuhkan. Pasien dinyatakan meninggal bersama dengan bayi dalam kandungannya, pada Selasa (10/11) dan baru dilaporkan kamis (12/11) oleh Satgas.

Bahkan, sebelumnya dari hasil tracing atau kontak erat terhadap pasien bersangkutan juga telah dilakukan tim Satgas. Ada tujuh orang kerabatnya (klaster keluarga) dinyatakan terpapar COVID-19, dari hasil yang keluar Rabu (11/11).

Baca juga:  Soal Virus Corona, Sesepuh TNI Angkat Bicara

“Ada satu meinggal, sembilan kasus tambahan positif baru dan tiga orang telah dinyatakan sembuh. Ini artinya COVID-19 memang masih harus diwaspadai bersama, dan jangan lupa untuk terus disiplin protokol kesehatan,” tegasnya.

Di sisi lain, bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-52, dengan tema Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat, di kabupaten Tabanan diisi dengan cara berbeda yaitu dengan melakukan Gerakan Tepuk Tangan selama 56 detik. Untuk memberikan dukungan kepada mereka yang telah berjuang dalam penanggulangan COVID-19.

Baca juga:  Ciptakan Sinergi Kesehatan dan Ekonomi dengan Prokes

Seluruh fasilitas kesehatan menghentikan kegiatannya sejenak untuk saling memberikan semangat satu dengan yang lainnya. Selain juga pembagian masker olah Dinas Kesehatan kepada Saka Bakti Husada, serta masyarakat di beberapa titik tempat-tempat umum di wilayah Kota Tabanan. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.