Salah satu Babinsa saat mengikuti test swab di Makodim 1610/Klungkung. (BP/gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Para babinsa dari Kodim 1610/Klungkung menjalani tes swab di Aula Makodim 1610/Klungkung, Senin (2/11). Ini sebagai upaya untuk melakukan cegah dini, terhadap penularan COVID-19, agar saat bertugas di lapangan, mereka benar-benar dipastikan dalam kondisi sehat.

Proses swab dipimpin dr. Sentanu, dibantu Tim Kesehatan dari Puskesmas Klungkung I di Gelgel. Kegiatan ini di lakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Klungkung. Khususnya di jajaran ASN, TNI dan Polri. Khusus untuk anggota Babinsa Jajaran Kodim 1610/Klungkung yang di ikuti sebanyak 63 Orang. Dandim 1610/Klungkung Letnan Kolonel Czi Paulus Joni Simbolon.S.E.M.Tr ( Han ) dan didampingi Kasdim, para Perwira Staf serta para Danramil jajaran Kodim 1610/Klungkung.

Baca juga:  Jajaran KPU Jembrana Ikuti Swab

Dalam kesempatan tersebut Dandim 1610/Klungkung, sebagai Dansubsatgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Klungkung menyampaikan kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari program pemerintah, dimana para ASN dan TNI/Polri yang terlibat langsung ataupun tidak langsung dalam kegiatan penanganan pemutusan penyebaran COVID-19, agar dilakukan swab secara masif. Karena dikhawatirkan adanya kontak erat dan berinteraksi dengan warga sekitar yang sudah terpapar COVID-19.

Sehingga, sangat besar kemungkinan terpapar Virus COVID -19. “Kami berupaya melaksanakan tes swab masif terhadap Babinsa, meskipun dilaksanakan secara bertahap. Harapannya, dapat diketahui secara dini tentang kesehatan para babinsa yang bekerja di lapangan,” katanya.

Baca juga:  Lokasi Hingga 5 Kilometer, Wadah di Ngaben Massal Bedha Diangkut Mobil

Sehingga dalam melaksanakan tugasnya, para Babinsa bisa dengan percaya diri dan menambah keyakinan kepada mereka bahwa dengan melaksanakan protokoler kesehatan, pemutusan penyebaran COVID -19 dapat dihentikan. (Bagiarta/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.