Kapolda Bali Irjen Pol. Dr.  Petrus Reinhard Golose bersama anggotanya usai melaksanakan misi perdamaian  di Afrika Tengah. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah 15 bulan bergabung dalam Satgas Garuda Bhayangkara II FPU 11 UNAMID (United Nation and African Union Mission in Darfur) dan FPU I Minusca, delapan personel Polda Bali  kembali ke Indonesia. Mereka sukses menjalankan misi perdamaian dan keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut.

Setibanya di Bali, mereka langsung bertemu Kapolda Bali Irjen Pol. Dr.  Petrus Reinhard Golose, Senin (19/10). Kedelapan personel tersebut, yaitu Ipda Wayan Gede Parnata, Briptu M. Arifandy, Iptu I Made Suweca, Iptu Cok Gede Raka, Aiptu Gede Oka Widiatmika, Bripka Komang Sudiasa, Brigpol Agus Andi Putra dan Briptu Wayan Fajar Satrya.

Baca juga:  Diduga Picu Kemacetan, Bali Marathon 2017 Tuai Keluhan Warga

Kapolda mengapresiasi  pengabdian  mereka. Irjen Golose juga merasa bangga karena personelnya tersebut  melaksanakan tugas dengan baik, tanpa ada pelanggaran.

Menurut Kapolda Golose,  pengiriman prajurit Bhayangkara ke Afrika sebagai peluang untuk menunjukkan eksistensi dan prestasi di ranah internasional yaitu menjaga perdamaian dunia.

“Terima kasih sudah melaksanakan tugas dengan baik di Afrika Tengah.  Tugas ini sangat berat karena membawa nama baik negara, institusi Polri khususnya Polda Bali,” ujarnya.

Baca juga:  Bali akan Dibuka 31 Juli untuk Wisdom, Ini Persiapannya

Jenderal bintang dua ini berharap, pengalaman yang didapatkan saat bergabung di Satgas Garuda Bhayangkara agar diceritakan kepada personel Polri lainnya. Dengan demikian mereka termotivasi bergabung dalam misi perdamaian dunia. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.