Korem 163/Wira Satya menggelar komunikasi sosial kreatif mengundang sejumlah perguruan pencak silat. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Korem 163/Wira Satya menggelar komunikasi sosial (komsos) kreatif saat pandemi COVID-19 meroket. Oleh karena itu, mencegah klaster baru penularan COVID-19, pelaksanaan komsos kreatif ini berpedoman protokol kesehatan secara ketat, baik dan benar.

Apalagi kali ini kegiatan tersebut melibatkan perguruan pencak silat di wilayah Kota Denpasar, Kamis (24/09) di Lapangan Makorem, Denpasar. Kegiatan dikoordinir Staf Teritorial Korem 163/Wira Satya tersebut telah menerapkan protokol kesehatan secara tertib.

Baca juga:  Simone Bodini : Dari Astrofisika Jadi Bartender

Para pesilat tetap menggunakan masker dan menjaga jarak. Setelah melakukan atraksi seni bela diri, para peserta langsung menyemprotkan hand sanitizer ke tangannya.
“Diadakannya kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang sehat dan harmonis serta dapat meningkatkan tali silaturahmi antara prajurit Korem 163/Wira Satya dengan komponen masyarakat,” ujar Danrem 163/ Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H.

Danrem menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara anggota Korem dengan seniman dan penggiat pencak silat, serta lintas komunitas lainnya dalam menyukseskan program pimpinan TNI AD. “Untuk menyamakan persepsi dalam menyikapi setiap isu yang berkembang,” tegasnya.

Baca juga:  Kodim 1617 Bertemu Keluarga Besar TNI di Jembrana

Sementara Wakil Sementara Kepala Seksi Teritorial (WS Kasiter) Kepala Staf Korem 163/Wira Satya, Dewa Ketut Narmada menerangkan, peserta komsos kreatif kali ini dibatasi hanya empat perguruan pencak silat, yaitu Perguruan Kera Sakti, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Perguruan Satria Muda Indonesia (SMI) dan Bakti Negara. “Kami dari Korem senantiasa ingin bersama-sama membina semua perguruan pencak silat, baik unsur seni maupun unsur olahraga,” ungkapnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.