Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus COVID-19 yang dilaporkan Bali kembali melonjak pada Sabtu (22/8). Jumlahnya mencapai 78 orang, lebih banyak dari sehari sebelumnya.

Dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali, seluruh kasus baru merupakan jenis transmisi lokal. Dengan masih mendominasinya transmisi lokal, kumulatifnya mencapai 4.054 orang (91,18 persen).

Selain itu, dari total 4.446 kasus yang ditangani Bali, PPDN mencapai 86 orang dan PPLN sebanyak 306 orang.

Untuk sebaran kasus baru, seluruh kabupaten/kota melaporkan tambahan warga terjangkit.
Sudah sepekan ini, penyumbang kasus terbanyak bukan lagi Denpasar.

Kasus terbanyak, lagi-lagi disumbangkan Buleleng. Dari catatan Bali Post, ini sudah ketiga kalinya Buleleng mencatatkan laporan kasus harian terbanyak.

Baca juga:  Bali Alami Komplikasi Tekanan Ekonomi, dari COVID-19 hingga Babi Mati Mendadak

Pada hari ini jumlah penambahan kasusnya kembali mencapai 15 orang.

Sementara itu, di posisi kedua adalah Denpasar dengan jumlah 12 orang. Posisi selanjutnya dengan jumlah kasus 11 orang adalah Bangli.

Posisi keempat dengan 10 kasus baru dilaporkan oleh 3 kabupaten, yakni Gianyar, Badung, dan Karangasem.

Tiga kabupaten lain yang juga melaporkan kasus adalah Tabanan sebanyak 6 kasus, Jembrana dan Klungkung sama-sama melaporkan dua kasus baru.

Untuk kasus sembuh, terjadi penambahan 67 orang. Sehingga kumulatif pasien sembuh menjadi 3.881 orang.

Satu kabupaten melaporkan nihil tambahan kasus sembuh, yakni Jembrana.

Kasus Sembuh

Sementara itu, kasus sembuh terbanyak dilaporkan Buleleng dengan jumlah 17 orang. Kemudian, Denpasar melaporkan tambahan 14 orang sembuh.

Baca juga:  Ribuan Warga Badung Belum Perekaman E-KTP

Di posisi selanjutnya adalah Bangli dengan 11 pasien sembuh. Klungkung melaporkan tambahan 8 pasien sembuh, dua kabupaten sama melaporkan 6 tambahan pasien sembuh, yaitu Badung dan Gianyar.

Sedangkan dua kabupaten yang juga melaporkan kasus sembuh adalah Karangasem sebanyak 3 orang dan Tabanan 2 orang.

Masih ada kasus aktif sebanyak 513 orang. Tiga besar kabupaten/kota yang masih tinggi kasus aktifnya adalah Denpasar 86 orang, Badung 76 orang, dan Gianyar 72 orang.

Selain itu, terdapat lima kabupaten yang kasus aktifnya masih mencapai puluhan orang. Yakni Karangasem 67 orang, Bangli 65 orang, Tabanan masih mempunyai 55 kasus aktif, Klungkung 46 orang dan Buleleng 32 kasus aktif.

Baca juga:  Rumah Warga di Lokapaksa Roboh Disapu Angin Kencang

Sedangkan Jembrana masih terdapat 14 kasus. Kabupaten ini memiliki jumlah kasus paling sedikit dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Bali.

Kasus meninggal terjadi penambahan satu orang. Kumulatifnya berjumlah 52 orang. Rinciannya 50 WNI dan 2 WNA.

Terdapat tiga besar yang paling banyak mencatatkan kasus kematian yaitu Denpasar 15 orang, Badung 12 orang, dan Karangasem 8 orang.

Sementara itu, Gianyar melaporkan kasus meninggal sebanyak 7 orang. Kabupaten Buleleng mencatatkan 3 kasus meninggal.

Ada dua kabupaten yang sama-sama mencatatkan 2 warganya meninggal karena COVID-19. Yaitu Tabanan dan Bangli.

Sedangkan Klungkung mencatatkan 1 orang meninggal. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.