Sugawa Korry. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Terlepas dari adanya pandemi COVID-19, Bali harus didorong untuk bangkit. Kalau sampai kebangkitan ekonomi tidak terjadi, maka akan berdampak tidak baik bagi Pulau Dewata.

“Daya tahan masyarakat, daya tahan perusahaan itu kan terbatas. Stok tabungannya, cadangannya kalau perusahaan, terbatas. Jadi harus dibangkitkan, tidak perlu menunggu COVID-19 ini selesai,” ujar Ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry disela-sela Bakti Sosial Ikatan Istri Partai Golkar di Wantilan Golkar Bali, Jumat (21/8).

Baca juga:  Lestarikan Budaya Lewat Penguatan Ekonomi Desa Pakraman

Menurut Sugawa Korry, langkah-langkah untuk membangkitkan perekonomian harus berjalan bersama dengan upaya penanganan COVID-19. Yakni melakukan kegiatan ekonomi dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan ketat.

Dalam hal ini, jangan ada kata mundur untuk membangkitkan ekonomi Bali. Pihaknya mengaku bangga dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai Golkar karena membawa 9 menteri untuk melakukan rapat koordinasi di Bali. “Artinya kan dalam rangka mendorong biar kegiatan di hotel-hotel itu bangkit, kegiatan pariwisata itu bangkit,” jelas Wakil Ketua DPRD Bali ini.

Baca juga:  Persentase Pasien COVID-19 yang Dirawat di Bawah 50 Persen

Sugawa Korry menambahkan, yang pertama harus didorong di Bali memang wisatawan domestik. Mengingat potensinya yang besar dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat bawah.

Dari pantauannya, beberapa objek wisata sudah mulai ramai didatangi wisatawan. Terlebih sejak aktivitas masyarakat dibuka secara bertahap untuk lokal dan wisatawan domestik.

Tolak ukur lain yang menunjukkan ekonomi mulai menggeliat adalah lalu lintas yang semakin padat. “Begitu juga warung-warung, ini yang harus didorong, diberikan peluang, jangan ditakut-takuti. Apalagi, bersyukur dan mudah-mudahan terus berlanjut, tingkat kesembuhan mencapai 88 persen,” imbuhnya.

Baca juga:  Ajang Promosi Aceh di Bali, "Aceh Night in Bali" Digelar

Sedangkan untuk hotel-hotel berbintang, Sugawa Korry mengakui memang belum terlalu menggeliat. Sebab, tamu yang diandalkan adalah wisatawan asing.

Sedangkan pemerintah RI masih melarang kunjungan turis asing ke Indonesia. Tapi kalau nanti vaksin sudah ditemukan dan beredar, pihaknya yakin akan terjadi booming pariwisata Bali. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.