Ilustrasi. (BP/tomik)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Kasus warga yang terjangkit virus Covid-19 di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan setiap harinya. Dalam kurun dua hari, Karangasem mencatat sebanyak 15 kasus baru warga yang positif Covid-19.

Koordinator Satuan Tugas Bidang Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, Senin (27/7) mengatakan, Karangasem memang terus mengalami peningkatan kasus baru warga yang terkonfirmasi positif terjangkit virus Covid-19. Kata dia, dalam kurun waktu dua hari Karangasem mencatat ada penambahan 15 kasus baru. “Data Minggu 26 Juli, ada tambahan kasus sebanyak 8 orang. Sedangkan untuk hari Senin, ada penambahan 7 kasus lagi,” ucapnya.

Baca juga:  Masa Tenang Pilkada di Klungkung, Ratusan Personil Kepolisian Diturunkan Antisipasi "Serangan Fajar"

Putra Pertama menambahkan, untuk 8 kasus pada 26 Juli, Kecamatan Karangasem, 3 (tiga) kasus, yakni Desa Bugbug (1 Orang), Desa Tegallinggah (1 Orang), dan Kelurahan Subagan (1 Orang). Kecamatan Sidemen, 4 (empat) kasus, yakni : Desa Sidemen (3 Orang), dan Desa Sangkan Gunung (1 Orang), Kecamatan Bebandem, 1 (Satu) kasus, yakni Desa Bebandem (1 Orang). Sedangkan untuk penambahan 7 kasus hari ini (Senin Red), Kecamatan Karangasem, 2 (dua) kasus, yakni Desa Bugbug (2 Orang), Kecamatan Manggis, 3 (tiga) kasus, yakni Desa Ulakan (1 Orang), Desa Nyuhtebel (1 Orang) dan Desa Antiga (1 Orang), Kecamatan Sidemen, 1 (Satu) kasus, yakni Desa Sidemen (1 Orang), dan Kecamatan Bebandem, 1 (satu) kasus, yakni Desa Bhuana Giri (1 Orang).

Baca juga:  Ribuan Krama Melasti ke Pantai Amed

“Sebelumnya warga yang sembuh sebanyak empat orang, yakni berasal dari Desa Bugbug, 1 (satu) Orang, Kertabuana, 2 (dua) Orang, dan Desa Sidemen, 1 (satu) Orang. Dan hari ini kembali ada tiga pasien terkonfirmasi (Positif) yang dinyatakan, yakni berasal dari Desa Bugbug, 2 (dua) Orang, dan Desa Duda, 1 (satu) Orang.

Sedangkan yang meninggal hari Senin sebanyak 1 kasus, yakni Desa Bungaya (1 Orang). Dan sebelumnya pada 26 Juli, ada kasus meninggal sebanyak 2 orang, yakni Desa Pertima (1 Orang), dan Ban (1 Orang),” Kata Pertama. (Eka Prananda/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.