BANTUL, BALIPOST.com – Jumlah pasien COVID-19 di Bantul beberapa hari terakhir terus mengalami peningkatan. Bahkan belasan tenaga kesehatan (nakes) terkonfirmasi COVID-19 sehingga sejumlah puskesmas terpaksa ditutup.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi, sebanyak 17 nakes dikonfirmasi COVID-19 sehingga harus dirawat di rumah sakit (RS). Agus menjelaskan hasil laboratorium uji swab terhadap tenaga kesehatan didapati 14 tenaga medis dan 3 paramedis terjangkit. Jumlah tersebut masih dimungkinkan bertambah mengingat hingga saat ini belum semua hasil swab atas tenaga kesehatan Bantul keluar.

Baca juga:  Dari RUU Provinsi Bali akan Disahkan hingga Kapolri Mutasi 7 Kapolda

Ia mengatakan antrean proses lab di BBTKL PP masih sekitar tiga ribuan sampel sehingga belum semua nakes Bantul yang ikut uji swab mendapatkan hasilnya, Karena adanya belasan nakes positif, tiga puskesmas ditutup sementara. Rinciannya, Puskesmas Sedayu I, Sewon II dan Bantul II harus dilakukan disnfeksi secara terus menerus selama tiga hari.

Setelah itu, secara terbatas tiga puskesmas tersebut akan melayani pasien dengan ketentuan tertentu. Sementara, setelah hasil swab nakes keluar dan negatif, puskesmas-puskesmas tersebut akan kembali melayani masyarakat dengan penegakan protokol kesehatan. (Anang Zainuddin/Jogja TV)

Baca juga:  Perketat Pengamanan Tekan Penyebaran COVID-19, Badung Pantau Puluhan CCTV dan¬†Pintu Masuk
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *