Nasser Atthamimy. (BP/Ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kompetisi Liga 1 sempat terhenti beberapa bulan, dan rencananya akan dihelat kembali di Pulau Jawa pada Oktober mendatang. Oleh sebab itu, Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 tidak digelar di Pulau Dewata. Satu-satunya kontestan Liga 1 Bali United harus melakoni pertandingan ke Pulau Jawa.

Ketua Departemen Sepak Bola Asprov PSSI Bali, Nasser Atthamimy, di Denpasar, Minggu (5/7) menerangkan, pihaknya menerima informasi Bali United bertanding ke Yogyakarta, dengan sistem turnamen. Apalagi, home base tim Serdadu Tridatu Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar direnovasi, guna menyongsong persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

Baca juga:  Pasien COVID-19 Sembuh Tambah 8 Orang, Ini Kata Gugus Tugas Bali

“Jadi, laga Kompetisi Liga 1 tidak ada yang diselenggarakan di Bali,” ucap Nasser. Dijelaskannya, pihaknya telah mengadakan rakor satgas anti mafia bola di Polda Bali, yang dipimpin Direskrimum Polda Bali Kombes Pol Dody Kurniawan, yang juga dihadiri delegasi Bali United.

Disinggung soal rencana Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, Nasser menegaskan, Asprov PSSI Bali akan menggelar rapat bersama tim kontestan. Tujuannya, untuk menyamakan persepsi, utamanya menyangkut protokol kesehatan. “Yang jelas, imbauan dari PSSI Pusat bahwa Kompetisi Liga 3 tetap digulirkan,” kata dia.

Baca juga:  WHO Ingatkan Cacar Monyet Menular dari Manusia ke Manusia

Hanya, Nasser mengakui, dirinya tidak tahu tata cara penerapan peraturan sepak bola disaat pandemi covid-19 ini. Nasser menilai, jika Kompetisi Liga 3 digelar, otomatis pemain yang bertanding dinyatakan sehat. Hal itu dimulai dari pemeriksaan kesehatan yang menyatakan bahwa pemain bersangkutan bebas dari wabah corona. Selain itu, selama pertandingan harus disiapkan tenaga medis, ditambah peralatan seperti scan. “Seandainya, ada pemain yang sakit, kemudian berobat dan dilarikan ke rumah sakit. Biayanya siapa yang nanggung,” ungkap Nasser.

Baca juga:  Kedua Kalinya PSSI Tunda Kursus Kepelatihan Lisensi C

Ia menyebutkan, intinya PSSI tetap beranggapan kompetisi dijalankan, tetapi tata cara pelaksanaannya bagaimana agar tidak menyalahi protokol kesehatan disaat pandemi covid-19 ini. Nasser mencontohkan, tim juara Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, kemudian harus melakoni laga ke luar Bali, apa saja yang harus disiapkan, seperti tes swab, serta biayanya darimana, termasuk akomodasi dan transportasi ketika tim harus bertanding dari hotel ke lapangan. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.