RS Ganesha. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – RS Ganesha menjadi salah satu klaster COVID-19 di Gianyar yang cukup banyak kasusnya. Namun, rumah sakit yang berlokasi di Jalan Raya Celuk, Desa Celuk, Sukawati ini masih tetap beroperasi pada Rabu (24/6).

Menurut Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, transmisi lokal di klaster ini berawal dari dua dokter RS itu yang dinyatakan positif COVID-19. Dari catatan yang disampaikan GTPP Gianyar, kedua dokter itu terkonfirmasi positif COVID-19 pada 29 Mei 2020.

Baca juga:  Kepergok Mencuri, Residivis Digulat Pemilik Rumah

Selanjutnya, kata Wisnu, terjadi trasmisi penularan pada 14 perawat, satu orang cleaning service dan 1 orang bidan. “Sehingga total 18 kasus nakes di RS Ganesha sudah dinyatakan positif COVID-19,” katanya.

Sekda Gianyar ini mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan ketat dan menutup selama 14 hari semua unit pelayanan yang nakesnya terinfeksi. “Ini sudah dilakukan sejak 8 hari yang lalu dan akan sampai 14 hari. Selanjutnya melakukan sterilisasi seluruh ruangan di RS Ganesha, jadi saat ini IGD, VK, rawat inap lantai 2 dan poli jantung ditutup,” katanya.

Baca juga:  Pengunjung Indogrosir Sleman Ikuti Rapid Test II

Sementara itu Dirut RS Ganesha drg. Candra yang berulang kali dihubungi nomor ponselnya belum bisa dikonfirmasi. Namun dari pantauan, masih terlihat ada warga yang datang ke RS Ganesha. Mereka pun langsung disambut sejumlah petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, untuk dilakukan pengecekan suhu tubuh.

Sebelumnya, diketahui bocah 12 tahun asal Desa Serongga, Kecamatan Gianyar yang meninggal pada 30 Mei 2020, terkonfirmasi positif COVID-19, sempat menjalani perawatan di RS Ganesha. Salah satu dokter yang melayani pemeriksaan saat almarhum masuk ke RS itu adalah dokter yang terkonfirmasi positif COVID-19. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.