Warga di Banjar Sayan Belaran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, mengikuti rapid test lanjutan. (BP/dok)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Belasan warga di Banjar Sayan Belaran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi dinyatakan reaktif setelah dilakukan Rapid Test. Setidaknya, terdapat 18 orang dinyatakan reaktif dari 1.021 warga yang menjalani rapid tes, Senin (1/6).

Koordinator Bidang Pencegahan Satgas Covid-19 Kabupaten Badung, I Gusti Agung Alit Naya, mengatakan warga yang reaktif langsung dibawa ke RSD Mangusada untuk menjalani tes swab. “Rapid test di Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuwana ini merupakan rapid test lanjutan dari pelaksanan rapid test sebelumnya dan kemarin diikuti sebanyak 1.021 warga,” ujarnya.

Diterangkan, proses rapid test sama dengan sebelumnya, yakni dibagi tiga pos seperti di Pos Wantilan Pura Puseh diikuti 379 orang, Pos Wantilan Pura Dalem diikuti 368 orang, dan di Pos Pura Prajapati di Setra diikuti 249 orang. “Kami juga melakukan rapid test secara mobiling, totalnya ada 25 yang kami rapid test. Jadi total keseluruhan sebanyak 1.021 warga,” ujarnya.

Menurutnya, warga yang reaktif sudah kita lakukan swab tes di RSD Mangusada. Sebab, ada protap, harus ada swab kedua, maka saat ini mereka ditempatkan di tempat karantina atau rumah singgah yang disiapkan di kawasan Kuta.

“Sejauh ini total sudah ada 17 kasus positif di Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuwana. Dari 17 itu, sebanyak 7 orang dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal dan 9 orang masih menjalani perawatan,” ungkapnya.

Terkait apakah akan melakukan karantina wilayah, khususnya di Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuwana, pihaknya enggan berkomentar. “Kami tidak mendahului keputusan pimpinan, tapi ini akan jadi pembahasan di level Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Badung nantinya,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.