Dewa Gede Rai. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Perkembangan kasus COVID-19 di Kota Denpasar cenderung fluktuatif. Setelah sempat nihil penambahan kasus positif COVID-19, kembali Kota Denpasar mencatatkan penambahan 1 kasus baru pada Senin (25/5).

Pasien ini berjenis kelamin perempuan usia 61 tahun yang berdomisili di Kelurahan Pamecutan. Kasusnya merupakan jenis transmisi lokal.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat konfirmasi membenarkan informasi adanya informasi tentang penambahan kasus positif. “Setelah sehari tidak ada penambahan, hari ini ada penambahan sebanyak 1 orang yang berdomisili di Kelurahan Pamecutan, kasus ODP juga bertambah 4 orang, dan PDP bertambah 3 orang,” jelasnya

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai tetap mengingatkan bahwa kasus COVID-19 di Kota Denpasar menunjukan tren fluktuatif. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracing Tim Gugus Tugas COVID-19 Bersama Desa/Lurah masih menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai COVID-19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar COVID-19, mari bersama sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain,” kata Dewa Rai mewanti-wanti.

Lebih lanjut dijelaskan Dewa Rai, angka kasus kumulatif COVID-19 di Kota Denpasar sebanyak 78 kasus positif. Rinciannya adalah 57 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 19 orang masih dalam perawatan.

Sampai saat ini hasil tracing tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 444 kasus, namun 124 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri. Tersisa 320 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 307 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 241. Masih tersisa 66 ODP.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 61 kasus, namun 21 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test. Sehingga tersisa 40 yang berstatus PDP. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.