Ketua Dewan saat memimpin rapat melalui video conference. (BP/Gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – DPRD Klungkung tetap memberi perhatian khusus terhadap penanganan pandemi Covid-19. Sejauh ini, penanganannya oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dianggap sudah berjalan cukup baik. Tetapi, semua pihak diminta tidak boleh lengah. Sebab, pandemi ini belum berakhir. Maka, ancaman bisa datang kapan saja.

Ditengah pandemi Covid-19, DPRD Klungkung menggelar rapat koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung, melalui video conference, Selasa (18/5). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom, S.H. Rapat diikuti oleh Sekda Kabupaten Klungkung selaku Wakil Ketua V Gugus Tugas serta Wakil Ketua Gugus Tugas lainnya, Pimpinan dan Anggota DPRD serta Organisasi Perangkat Daerah yang ikut sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klungkung.

Baca juga:  Kasus COVID-19 Terus Melandai, Klungkung Berencana Tak Perpanjang Kontrak Tenaga Perawat

Mereka khusus membahas upaya pencegahan Covid-19, karena pandemi ini belum berakhir. Jadi, setiap upaya pencegahan harus tetap berjalan. Terutama, yang harus dipikirkan adalah kebutuhan anggarannya. Selain itu, juga evaluasi terhadap kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung. Ini mengingat hal tersebut berkaitan dengan fungsi pengawasan DPRD terhadap pemerintah. “Agar, kinerja yang sudah bagus ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Kita jangan sampai lengah,” tegasnya.

Baca juga:  Kasus COVID-19 Nasional Masih Tambah di Atas 3.000 Orang, Bali Ada di 10 Besar

Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom, S.H. dalam arahannya memberikan apresiasi terhadap kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, karena mampu menekan penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Klungkung. Namun, jangan sampai lengah dan tetap fokus dalam penanganan Covid-19. Apalagi, masih banyak masyarakat yang keluar rumah. Ini perlu menjadi perhatian bersama. Jangan sampai membuat masyarakat terlena. Sehingga bisa timbul kasus-kasus baru atau penyebaran transmisi lokal.

Baca juga:  Belasan Kasus Baru Positif COVID-19, Lagi-lagi Mayoritasnya Transmisi Lokal

Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung I Wayan Baru, S.Sos menambahkan, dengan adanya Covid-19 membuat aktivitas di sektor pariwisata menjadi lumpuh tentunya. Hal tersebut perlu mendapat atensi bersama terutama dalam hal bantuan sembako. “Maka dari sini kita harus bahu-membahu mengatasi terkat covid-19, mudah-mudahan badai yang timbul dari Covid-19 ini cepat berlalu,” katanya. (Bagiarta/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *