Ketua Dewan saat memimpin rapat melalui video conference. (BP/Gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – DPRD Klungkung tetap memberi perhatian khusus terhadap penanganan pandemi Covid-19. Sejauh ini, penanganannya oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dianggap sudah berjalan cukup baik. Tetapi, semua pihak diminta tidak boleh lengah. Sebab, pandemi ini belum berakhir. Maka, ancaman bisa datang kapan saja.

Ditengah pandemi Covid-19, DPRD Klungkung menggelar rapat koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung, melalui video conference, Selasa (18/5). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom, S.H. Rapat diikuti oleh Sekda Kabupaten Klungkung selaku Wakil Ketua V Gugus Tugas serta Wakil Ketua Gugus Tugas lainnya, Pimpinan dan Anggota DPRD serta Organisasi Perangkat Daerah yang ikut sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klungkung.

Baca juga:  Bedah Desa ke-34, Bupati¬†Suwirta Apresiasi BUMDes Paksebali Mampu Tekan Angka Kemiskinan

Mereka khusus membahas upaya pencegahan Covid-19, karena pandemi ini belum berakhir. Jadi, setiap upaya pencegahan harus tetap berjalan. Terutama, yang harus dipikirkan adalah kebutuhan anggarannya. Selain itu, juga evaluasi terhadap kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung. Ini mengingat hal tersebut berkaitan dengan fungsi pengawasan DPRD terhadap pemerintah. “Agar, kinerja yang sudah bagus ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Kita jangan sampai lengah,” tegasnya.

Baca juga:  Cegah Kasus Transmisi Lokal, Pintu Keluar-Masuk Desa Bondalem Diperketat

Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom, S.H. dalam arahannya memberikan apresiasi terhadap kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, karena mampu menekan penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Klungkung. Namun, jangan sampai lengah dan tetap fokus dalam penanganan Covid-19. Apalagi, masih banyak masyarakat yang keluar rumah. Ini perlu menjadi perhatian bersama. Jangan sampai membuat masyarakat terlena. Sehingga bisa timbul kasus-kasus baru atau penyebaran transmisi lokal.

Baca juga:  Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Sumbang Polusi Terbesar

Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung I Wayan Baru, S.Sos menambahkan, dengan adanya Covid-19 membuat aktivitas di sektor pariwisata menjadi lumpuh tentunya. Hal tersebut perlu mendapat atensi bersama terutama dalam hal bantuan sembako. “Maka dari sini kita harus bahu-membahu mengatasi terkat covid-19, mudah-mudahan badai yang timbul dari Covid-19 ini cepat berlalu,” katanya. (Bagiarta/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.