pejabat
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Polda Bali berhasil mengantar Pileg dan Pilpres 2019 dengan aman dan kondusif. Hal sama juga diharapkan saat mengamankan Pilkada Serentak 2020.

Oleh karena itu polda melakukan mapping potensi konflik menjelang pilkada. “Kita ketahui bersama sama sekali tidak ada kejadian menonjol dalam pesta demokrasi tersebut. Hal itu bisa dicapai tidak lepas dari kerja sama antara stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat yang berperan aktif dalam membantu aparat TNI dan Polri sehingga situasi kamtibmas pascapilpres masih tetap kondusif,” tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, di sela-sela upacara melaspas Gedung Mapolda Bali, Sabtu (8/2).

Terkait Pilkada 2020, pihaknya telah melakukan mapping terhadap situasi yang menjadi potensi konflik. Namun sampai saat ini, Kapolda Golose tidak merasakan ada hal-hal yang signifikan yang dapat menganggu proses jalannya Pilkada 2020. “Sekalipun ada, kami telah melakukan upaya antisipasi. Tapi mudah-mudahan tidak ada gejolak yang dapat menganggu jalannya Pilkada tahun 2020,” ujarnya.

Sedangkan upacara melapas Gedung Mapolda Bali bertepatan dengan rahinan purnama. Selain upacara melaspas, juga digelar caru rsigana, caru panca kelud dan upakara pemali agung.

Upacara tersebut dipuput tiga Ida Pedanda beserta 88 Pemangku dari masing-masing wilayah di seluruh Bali. “Kita telah melaksanakan kegiatan upacara pecaruan agung yang mana umat Hindu sangat mensakralkan upakara ini. Selain pemangku yang hadir dengan jumlahnya 88 orang, candi bentarnya juga dibentuk dengan angka delapan, kita diberikan kepercayaan untuk melindungi rakyat Bali,” ungkapnya.

Menurut Golose, pembangunan kantor ini belandaskan Hasta Brata yang kelima yaitu Yama Brata yang berarti keadilan. Gedung Mapolda Bali dibangun untuk melayani rakyat Bali dengan azas keadilan. “Pada upacara inilah mari berdoa bahwa kita mempunyai kantor yang megah ini agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Doa bersama dari para sulinggih dan pemangku serta seluruh anggota Polda Bali juga diharapkan dapat membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Pilkada Tahun 2020 di Provinsi Bali,” ungkapnya.(Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.