BANGLI, BALIPOST.com – Sebuah acara festival bertajuk Kintamani Chinese Festival rencananya akan digelar Pemprov Bali di Kintamani. Festival yang menampilkan parade akulturasi budaya antara China dan Bali itu akan diadakan di obyek wisata Penelokan, Kintamani pada 8 Februari.

Namun kabar terbaru menyebutkan, pelaksaan festival itu bakal ditunda lantaran kemunculan virus corona yang merebak di China. Hal ini pun dibenarkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli Wayan Adnyana Minggu (26/1).

Ia mengatakan, sesuai informasi yang diterimanya, pelaksanaan Kintamani Chinese Festival bakal ditunda. Rencananya Senin (27/1), Dinas Pariwisata Provinsi akan menggelar rapat soal pelaksanaan festival itu. “Kayaknya ditunda. Besok rapatnya di Dinas (Pariwisata) Provinsi,” ungkap Adnyana.

Baca juga:  Panen, Harga Kopi Alami Kenaikan Tapi Produksi Tak Maksimal

Munculnya virus corona sebagaimana yang heboh diberitakan akhir-akhir ini, menjadi alasan penundaan pelaksanaan Kintamani Chinese Festival. Dijelasakan Adnyana, acara Kintamani Chinese Festival tersebut hampir sama seperti Balingkang Kintamani Festival yang pernah dilaksanakan Pemprov Bali pada 2019.

Festival akan menampilkan pawai budaya untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Kintamani. Diakuinya pelaksanaan Balingkang Festival tahun lalu sangat efektif untuk mendatangkan banyak wisatawan ke Kintamani.

Baca juga:  Batik Air Siap Datangkan Wisman India Ke Medan

Pihaknya pun sangat berharap, festival serupa bisa terus dilaksanakan di Kintamani secara berkesinambungan.

Kabid Pemasaran Pariwisata Disparbud Kabupaten Bangli Nyoman Wiradana secara terpisah juga mengungkapkan bahwa Kintamani Chinese Festival yang sedianya dilaksanakan 8 Februari mendatang kabarnya akan ditunda. Namun demikian pihaknya tidak mengetahui secara pasti sampai kapan festival itu ditunda.

Sebab pelaksanaan kegiatan itu murni dari Pemerintah Provinsi Bali. Ia juga mengatakan bahwa Senin hari ini akan diadakan rapat untuk membahas rencana penundaan festival di Provinsi. “Kami di Kabupaten ya menerima apa nanti yang jadi keputusan Provinsi,” katanya.

Baca juga:  Gubernur Koster: Desa Adat Pilar Kembalikan Taksu Bali

Sebagaimana rapat yang pernah dihadirinya di Provinsi, Kintamani Chinese Festival rencananya digelar sehari. Festival akan mengambil lokasi dari Balai Desa Batur Tengah, Penelokan hingga di Museum Gunung Api.

Selain menampilkan parade/pawai budaya yang melibatkan seniman Bali dan seniman Tionghoa, festival juga akan diisi dengan pameran produk Bali yang bernuansa China. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.