Ilustrasi. (BP/dok)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Musibah bisa terjadi kapan saja. Ini dialami pejalan kaki Luh Karti asal Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada. Wanita 53 tahun ini tewas di jalan setelah ditabrak sepeda motor dari belakang.

Kejadian ini terjadi saat korban berjalan di pinggir jalan Singaraja–Bedugul KM 5.200, wilayah Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada, Senin (16/12) malam.

Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa saat dimintai konfirmasinya, Selasa (17/12), membenarkan telah menerima laporan kejadian lakalantas tersebut.

Baca juga:  Soal Surat ke KPK, Fadli Zon Dilaporkan ke MKD

Hasil pemeriksaan di lokasi kejadian dan keterangan saksi, sebelum kejadian, korban sedang berjalan dari utara menuju selatan. Saat bersamaan melintas sepeda motor 3986 UK yang dikemudikan M. Zikrun (51) dari Desa Gitgit. Motor ini datang dari arah Sukasada menuju Gitgit.

Setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba motor hilang kendali dan menabrak Luh Karti. Korban mengalami luka serius dan kondisinya lemas. Ketika dibawa ke rumah sakit, nyawanya tidak ditolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga:  Ditabrak Ninja, Lansia Tewas

Pengendara sepeda motor Zikrun juga mengalami luka serius. Dia masih dirawat di RSUD Buleleng. “Jadi, benar ada lakalantas, korbannya meninggal dunia. Kasusnya masih ditangani lebih lanjut,” terang Nyoman Landung.

Terkait pemicu lakalantas, Nyoman Landung menyebut dari keterangan saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga karena pengendara motor kurang hati-hati saat berkendara. Pengendara juga kurang memperhatikan situasi lalu lintas dan pejalan kaki. Untuk memastikan penyebab lakalantas ini, pihaknya masih menunggu hasil penyidikan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buleleng. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.