Personel Satlantas Polres Buleleng melakukan pemeriksaan di lokasi tabrak lari di Jalan Ahmad Yani Barat, Senin (24/2) malam lalu. (BP/ist)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pejalan kaki kembali meregang nyawa di jalan raya. Kali ini dialami Purwanto (32) asal Grobogan, Jawa Tengah.

Dia tewas akibat luka parah setelah ditabrak sepeda motor di Jalan Ahmad Yani Barat Km 4.200, wilayah Kelurahan Banyuasri, Senin (24/2) malam.

Kasubag Humas Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa, Selasa (25/2), mengatakan, kecelakaan lalu lintas ini berawal ketika korban akan menyeberang jalan dari selatan ke utara. Korban sudah memastikan lalin kendaraan lengang.

Namun, di pertengahan jalan, motor yang tidak diketahui identitasnya melintas dari arah Kota Singaraja ke barat. Karena tidak bisa menghindar, pengendara motor menabrak korban.

Akibatnya, korban terjatuh dan mengalami luka serius. Sementara pengendara motor langsung kabur tanpa berinisiatif menolong korban yang bersimbah darah.

Warga yang melihat kejadian itu membantu korban mendapat perawatan medis di rumah sakit. Namun, korban yang sehari-harinya buruh bangunan ini dinyatakan tewas. “Benar terjadi kasus tabrak lari. Pejalan kaki meninggal karena mengalami luka parah,” kata Sumarjaya. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN