AMLAPURA, BALIPOST.com – Setelah sebelumnya dunia maya sempat dihebohkan dengan beredarnya video seorang pendaki yang nekat melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung, kali ini dunia maya lagi dihebohkan dengan berdarnya video viral tiga warga negara asing yang nekat melakukan pendakian ke puncak gunung tertinggi di Bali itu.

Bahkan, video yang beredar tersebut terlihat saat Gunung Agung terjadi erupsi pada Jumat (22/2). Melihat kepulan asap membumbung tinggi, ketiganya langsung berlarian ke bawah untuk menyelamatkan diri.

Baca juga:  Triwulan III 2023, Penumpang Internasional Dominasi Kedatangan di Bandara Ngurah Rai

Berdasarkan rekaman yang beredar, durasinya sepanjang 48 detik. Dalam rekaman video tersebut, terlihat tiga wisatawan asing yang melakukan pendakian.

Satu dari tiga pendaki itu melakukan perekaman saat Gunung Agung mengeluarkan asap. Dua diantaranya terlihat ketakutan lari di bebatuan menuju ke bawah setelah mengetahui gunung mengeluarkan asap besar.

Terkait kembali adanya aksi nekat pendaki yang melakukan pendakian di Gunung Agung, kembali disayangkan oleh Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa. Dia mengatakan, pihaknya sejatinya sudah sering menghimbau supaya tidak ada aktivitas pendakian yang dilakukan.

Baca juga:  Pandemi Melanda, Puluhan Kasus Ketenagakerjaan Masuk Pengadilan Hubungan Industrial

Tapi, kali ini aksi nekat tiga pendaki yang merupakan warga negara asing kembali nekat melakukan pendakian secara diam-diam. Arimbawa menambahkan, dengan kembali adanya hal seperti ini, pihaknya bakal segera membuat plang himbanuan di sejumlah titik dimana jalur-jalur yang biasa dilalui pendaki untuk naik ke puncak Gunung Agung. “Kita masih membuat konsep ulang dengan berbagai himbauan atau larangan untuk melakukan pendakian. Kita secepatnya akan pasang plang tersebut. Dengan harapan tidak ada lagi pendaki yang nekat melakukan aktivitas pendakian,” tegas Arimbawa.

Baca juga:  Dinkes Tabanan Gerak Cepat Tangani Kasus Gigitan Anjing Liar di Gunung Batukaru

Sementara itu, Kepala Pos Pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang, I Dewa Made Mertayasa menyatakan, jika pihak PVMBG sudah mengeluarkan himbauan agar warga tidak beraktivitas Gunung Agung karena aktivitas vulkanik masih cukup tinggi,” ujarnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN