Parade polisi perempuan dari berbagai negara digelar di kawasan Bajra Sandhi, Renon, Minggu (20/9). (BP/dik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Polisi perempuan (Polwan) dari berbagai negara berparade di kawasan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Minggu (20/9). Parade dalam rangkaian The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 tersebut turut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster.

Parade IAWP Bali 2026 menampilkan persatuan dan keberagaman polisi perempuan dari berbagai negara sekaligus membawa pesan mengenai komitmen bersama dalam menciptakan dunia yang lebih aman.

Parade diawali marching band dari kepolisian, kemudian dilanjutkan dengan iring-iringan bendera berbagai negara peserta IAWP 2026.

Baca juga:  Dukung IMF WB, RSUP Sanglah Siapkan 120 Tenaga Medis dan 7 Ambulans

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari konferensi internasional yang berlangsung di Bali pada 20-24 September 2026. Konferensi ini diikuti sekitar 450 peserta dari 43 negara.

Peserta konferensi berasal dari berbagai kawasan dunia, di antaranya Indonesia, Tanzania, Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Korea Selatan, Prancis, Pakistan, Norwegia, Filipina, serta delegasi dari puluhan negara lainnya.

Melalui parade tersebut, peserta dan masyarakat diajak menjadi bagian dari momentum yang merayakan unity, diversity, and a shared commitment for a safer world, atau persatuan, keberagaman, serta komitmen bersama untuk menciptakan dunia yang lebih aman.

Baca juga:  Ny Putri Suastini Koster Sosialisasikan Program Bali Mandiri Energi

Konferensi IAWP 2026 membahas berbagai tantangan kepolisian modern, termasuk kepemimpinan perempuan, perdagangan orang, kekerasan berbasis teknologi dan lainnya.

Ketua Panitia IAWP 2026 Indonesia, Brigjen Pol. Nurul Azizah, mengatakan penyelenggaraan konferensi tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar forum pertemuan internasional.

IAWP 2026 bukan hanya sebuah konferensi, tetapi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kolaborasi Polisi Wanita Dunia. Melalui forum ini, meneguhkan perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan keamanan, membangun kepercayaan masyarakat, serta menjadi agen perubahan di tingkat nasional maupun global.

Baca juga:  Data Terbaru, Zona Merah Bali Tinggal Dua!!

“Indonesia merasa terhormat dapat menyambut para delegasi dari berbagai negara di Bali untuk belajar, berbagi pengalaman, dan tumbuh bersama,” ujar Brigjen Pol. Nurul Azizah. (Suardika/balipost)

BAGIKAN