Delapan kapal terbakar di Pelabuhan Benoa, Senin (2/7) malam. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kebakaran besar terjadi di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Senin (2/7). Delapan kapal penangkap ikan dilaporkan terbakar pukul 23.30 Wita yang sedang nyandar di Dermaga Barat, tepatnya depan PT Balinusa Windumas.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Selasa (3/7) saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Berdasarkan keterangan saksi, Made Sudiarsa (47), sekuriti PT Balinusa Windu Segara, kronologi kebakaran terjadi ketika dia tugas jaga dan tiba-tiba melihat ada kepulan asap KM Sulvana dan KM Millenium Jaya 01. Api diduga muncul dari KM Sulvana langsung membesar.

Baca juga:  Pasien Positif COVID-19 Bertambah di Bali, Kumulatif Jadi 277 Kasus

ABK berupaya memadamkan api dan melepas tali untuk memindahkan kapal lainnya yang bersebelahan. selanjutnya KM Sulvana hanyut ke barat dan menempel di kapal-kapal yang lego jangkar di tengah laut di Dermaga Barat. Waktu itu angin kencang sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan 8 kapal lainnya.

Sementara keterangan Aban (35), captain tugboat PT Bandar Nelayan, saat jaga melihat kapal terbakar bergerak ke barat. Aban langsung teriak memerintahkan crew tughboat dan rekan-rekan lainnya yang standby di dermaga bergerak membantu memadamkan api. Aban dengan tughboatnya mendekati KM Sulvana.

Baca juga:  Oka Gunastawa Minta Jembrana Jadi Garda Terdepan Kawal Pancasila

Si jago merah kian berkobar dan merembet ke kapal lainnya. Kapal yang terbakar diantaranya KM Millenium Jaya, KM Sutra Jaya, KM Jimi Indah, KM Sulvana dan KM Matsam.
“Untuk korban jiwa nihil. Proses pemadaman melibatkan empat tugboat dari beberapa perusahaan yang beroperasi di Pelabuhan Benoa. Sedangkan penyebab awal terjadinya kebakaran masih belum diketahui dan proses penyelidikan,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.