
GIANYAR, BALIPOST.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Tegallalang memberikan pelayanan dan perlindungan kepada wisatawan yang berkunjung ke wilayah hukumnya. Personel Polsek Tegallalang mengevakuasi seorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial RLA yang mendadak mengalami kejang-kejang di kawasan Objek Wisata D’Alas, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Jumat (6/11).
Evakuasi tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Aiptu Komang Eka Agusana bersama personel Unit Samapta dan piket Opsnal. Petugas langsung membawa korban ke Puskesmas 1 Tegallalang agar segera mendapatkan pertolongan medis darurat.
Kapolsek Tegallalang, IPTU Ida Bagus Gde Agung Wiratama, S.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa kecepatan bertindak anggotanya di lapangan merupakan komitmen Polri dalam memberikan rasa aman, nyaman, serta pelayanan optimal bagi seluruh masyarakat maupun wisatawan mancanegara tanpa membeda-bedakan latar belakang kewarganegaraan.
“Begitu mendapat informasi adanya wisatawan asing yang mengalami kondisi darurat medis berupa kejang-kejang di objek wisata D’Alas, personel piket yang dipimpin Pawas langsung bergerak cepat ke lokasi menggunakan mobil patroli untuk melakukan evakuasi agar korban segera mendapat penanganan medis,” ujar IPTU Ida Bagus Gde Agung Wiratama, S.H.
Setibanya di Puskesmas 1 Tegallalang, kondisi WNA tersebut dilaporkan telah sadarkan diri dan langsung mendapat pemeriksaan intensif dari tim medis setempat. Berdasarkan hasil koordinasi medis, korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Ari Canti, Mas, Ubud, guna mendapatkan observasi dan penanganan lanjutan yang lebih komprehensif.
IPTU Ida Bagus Gde Agung Wiratama, S.H., juga mengimbau para pengelola objek wisata di wilayah Tegallalang agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta berkoordinasi cepat dengan pihak kepolisian maupun fasilitas kesehatan terdekat apabila mendapati situasi darurat yang melibatkan pengunjung.
Polsek Tegallalang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan wisatawan demi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang aman, kondusif, serta humanis di destinasi wisata internasional.(Wirnaya/balipost)










