Kegiatan razia gabungan di Lapas Tabanan untuk terwujudnya Lapas Zero Halinar.(BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan bersama Polres Tabanan menggelar razia gabungan dan tes urine terhadap warga binaan, Kamis (5/11), sebagai upaya memperkuat pengawasan serta mencegah peredaran narkoba, handphone ilegal dan barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan. Dari razia tersebut, petugas tidak menemukan narkoba maupun barang terlarang, sedangkan 20 warga binaan yang menjalani tes urine seluruhnya dinyatakan negatif.

Razia dilakukan di sejumlah blok hunian dengan melibatkan jajaran Lapas Tabanan bersama personel Resnarkoba, Dokpol, Provos dan Samapta Polres Tabanan. Meski tidak menemukan narkoba, petugas mengamankan sejumlah benda yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban (kamtib). Barang yang diamankan terdiri dari 21 korek gas, dua pisau cukur, satu senar gitar, satu sendok besi dan satu set kartu domino.

Baca juga:  Dugaan Penyelewengan Dana UKW, DK PWI Sebut Tak Ada Korupsi

Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo, mengatakan razia gabungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan deteksi dini untuk memastikan lingkungan Lapas tetap aman serta bebas dari handphone ilegal, pungutan liar dan narkoba atau Halinar.

“Sinergi dan kolaborasi dengan jajaran Polres Tabanan menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Lapas Zero Halinar. Dengan pengawasan bersama dan deteksi dini yang konsisten, situasi kamtib di Lapas Tabanan dapat senantiasa terjaga aman, tertib dan kondusif,” tegas Basuki.

Baca juga:  Sekelompok Pemuda Kabur saat Didekati, Dua Motor Berknalpot Brong Diamankan Petugas

Selain razia, pengawasan dilanjutkan dengan pemeriksaan urine terhadap 20 warga binaan di Aula Candra Prabhawa. Tes dilakukan oleh tim medis Lapas Tabanan bersama Dokpol Polres Tabanan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine negatif. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator bahwa upaya pencegahan dan pengawasan terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas terus dilakukan secara berkala.

Kapolres Tabanan, AKBP Putu Bayu Pati, menyampaikan dukungannya terhadap langkah penguatan pengamanan yang dilakukan Lapas Tabanan. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan jajaran pemasyarakatan penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. “Polres Tabanan mendukung upaya Lapas dalam memperkuat stabilitas kamtib. Kami mengapresiasi komitmen jajaran Lapas Tabanan dalam pemberantasan narkoba serta pencegahan peredaran handphone ilegal,” jelasnya. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Pembunuh Agung Mirah Ditangkap di Lampung

 

BAGIKAN