
SINGARAJA, BALIPOST.com – Kepolisian memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng. Sebanyak 19 anak buah kapal (ABK) dari tiga kapal menjalani pemeriksaan urine, pada Senin (26/10). Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh ABK dinyatakan negatif narkoba.
Pemeriksaan berlangsung di Shelter Pelabuhan Celukan Bawang dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Tiga kapal yang ABK-nya mengikuti pemeriksaan tersebut yakni KM Segara Anak I, KM Bunga Teratai 168, dan KM Persada Maju 88.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, AKP I Gede Sudiana, mengatakan pemeriksaan urine tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran awak kapal terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Upaya ini sekaligus mendukung keselamatan pelayaran dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja di kawasan pelabuhan.
Menurut Sudiana, pengawasan terhadap penyalahgunaan narkoba perlu dilakukan secara berkelanjutan, mengingat aktivitas pelabuhan melibatkan berbagai kegiatan operasional, mulai dari pelayaran hingga bongkar muat barang.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran seluruh awak kapal terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba semakin meningkat. Sinergi antara kepolisian, instansi terkait, dan seluruh pemangku kepentingan pelabuhan perlu terus diperkuat,” ujar Sudiana, Selasa (27/10).
Pemeriksaan tersebut melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Buleleng, Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Celukan Bawang, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Denpasar Wilayah Kerja Celukan Bawang, serta PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Cabang Celukan Bawang.
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Cabang Celukan Bawang, Jumhari Nasrun, turut mendukung penguatan koordinasi antara aparat penegak hukum, regulator, dan pemangku kepentingan pelabuhan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan kawasan sekaligus memastikan pelayanan kepada pengguna jasa pelabuhan berjalan lancar.
Meski seluruh hasil pemeriksaan menunjukkan negatif narkoba, upaya pencegahan dan pengawasan tetap perlu diperkuat guna mendukung terciptanya lingkungan pelabuhan yang aman serta keselamatan aktivitas pelayaran. “Kegiatan seperti ini akan rutin dilaksanakan. Memastikan personel bebas narkotika,” ujarnya. (Yudha/balipost)










