
GIANYAR, BALIPOST.com – Komitmen kuat untuk mewujudkan lingkungan desa yang bersih dari penyalahgunaan narkoba terus digelorakan di Kabupaten Gianyar. Pemerintah Desa Bukian, Kecamatan Payangan, bersama aparat kewilayahan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar, menggelar kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Relawan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang dipusatkan di Kantor Desa Bukian.
Perbekel Desa Bukian, I Made Junarta, NL.P., CP.M, Minggu (1/11) menegaskan bahwa kegiatan Anev tersebut merupakan momentum penting untuk mengevaluasi efektivitas program yang telah berjalan sekaligus memberikan motivasi kepada para relawan agar semakin proaktif di tengah masyarakat.
”Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mengevaluasi sejauh mana program pencegahan narkoba berjalan di tingkat desa. Kami ingin para relawan terus termotivasi dan memperkuat langkah-langkah konkret di lapangan,” ujar I Made Junarta.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat sangat krusial. Dalam forum tersebut, pihaknya bersama para pemangku kepentingan membahas sejumlah langkah taktis yang harus segera direalisasikan, mulai dari penguatan regulasi hingga pelibatan unsur adat.
”Ke depan, kami fokus pada penerbitan Peraturan Desa (Perdes) serta penyusunan Surat Keputusan (SK) terkait program Desa Bersinar. Tidak kalah penting, kami juga mengoptimalkan penyusunan perarem di tingkat desa adat dan banjar adat agar regulasi pencegahan narkoba memiliki dasar hukum yang kuat dan mengikat secara adat,” jelas Perbekel I Made Junarta.
Kegiatan Anev tersebut turut dihadiri oleh Babinsa Desa Bukian Koramil 1616-07/Payangan Serda I Kadek Sudiksa, Bhabinkamtibmas Aiptu I Made Wijana, perwakilan Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Gianyar I Wayan Surtika, Ketua BPD Desa Bukian I Made Rintia, Bendesa Adat Ulapan Gusti Ngurah Artana, Kepala Dusun Dasong I Made Astawan, serta perwakilan unsur guru, pengelola vila, dan PKK Desa Bukian.
Melalui kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan pemerintah, aparat, tokoh adat, dunia pendidikan, hingga masyarakat luas, Perbekel I Made Junarta optimistis gerakan pencegahan di Desa Bukian akan semakin terarah dan berkelanjutan.
”Dengan adanya landasan aturan yang jelas dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, kami berharap Desa Bukian dapat menjadi lingkungan yang benar-benar aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.(Wirnaya/balipost)










