Alat berat yang ada di lokasi galian C di wilayah Selat terendam akibat hujan deras, Senin (2/10). (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem, Minggu (1/10) malam hingga Senin (2/10) pagi, memicu terjadinya sejumlah bencana alam yakni banjir dan tanah longsor. Bahkan di Kecamatan Selat, dua alat berat yang ada di lokasi galian C tenggelam akibat diterjang banjir.

Salah seorang sopir truk yang hendak mengangkut material, I Wayan Wardana menuturkan ada duat alat berat di galian C yang terendam banjir akibat hujan deras yang melanda. “Lokasinya di galian C yang ada di wilayah pura dan Sebudi Selat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (2/10).

Baca juga:  Simbol Keberagaman dan Kerukunan, Festival Imlek dan Cap Go Meh Meriahkan Tabanan

Wardana mengatakan, akibat kondisi tersebut para pekerja tidak bisa beraktivitas. Kondisi ini mengakibatkan dia tidak mendapatkan material untuk dijual. “Rencana mau nyari batu untuk dijual ke Jimbaran, namun tidak dapat karena lokasi galian tutup. Jadi, saya terpaksa balik tanpa muatan. Rugi BBM dan waktu,” ucapnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Karangasem, I Made Aditya Sugiharta mengatakan pihaknya mendapatkan sejumlah laporan terkait bencana alam yang terjadi. Dan saat ini, pihaknya telah menurunkan personel untuk melakukan penanganan ke lapangan.

Baca juga:  Antisipasi Lonjakan Kasus, Karangasem Siapkan Dua Tempat Karantina OTG

“Sekaramg tim tengah melakukan penanganan di sejumlah titik atau lokasi terjadinya bencana pohon tumbang maupun tanah longsor,” imbuhnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN