Gelombang air yang menghantam dinding batu saat kondisi air laut naik di Pantai Sanur, Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi pasang maksimum air laut (rob) di sejumlah wilayah pesisir Bali pada 25–31 Oktober 2026. Fenomena fase Bulan Purnama pada 26 Oktober dan fase perigee pada 29 Oktober 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

Kepala BBMKG Wilayah III, Cahyo Nugroho, dalam peringatan dini yang diterbitkan di Badung, Kamis (22/10), menyebutkan terdapat enam wilayah pesisir yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pasang maksimum tersebut.

Baca juga:  Cerah Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Bali 5 Agustus 2025

Wilayah yang dimaksud meliputi pesisir selatan Kabupaten Jembrana, pesisir selatan Kabupaten Tabanan, pesisir Kabupaten Badung, pesisir Kota Denpasar, pesisir Kabupaten Gianyar, serta pesisir selatan Kabupaten Klungkung.

Ia menjelaskan, waktu terjadinya pasang maksimum dapat berbeda-beda di setiap wilayah, baik dari segi hari maupun jam. Karena itu, masyarakat di kawasan pesisir diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim dan meningkatkan kewaspadaan selama periode peringatan.

Potensi pasang maksimum tersebut secara umum dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan kawasan pesisir. Aktivitas yang berpotensi terdampak antara lain kegiatan bongkar muat di pelabuhan, kegiatan masyarakat di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Baca juga:  Dari Kasus Narkoba Meningkat hingga Pengungkapan Transaksi Crypto

Meski demikian, dikatakan, peringatan ini merupakan informasi mengenai potensi peningkatan ketinggian air laut maksimum. Waktu dan dampaknya di setiap wilayah dapat berbeda sehingga masyarakat diminta terus memantau informasi terbaru dari BMKG.

Pihaknya mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan pesisir, agar selalu waspada dan menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan dampak pasang maksimum air laut.

Informasi cuaca maritim terbaru dapat diakses melalui situs bbmkg3.bmkg.go.id atau http://maritim.bmkg.go.id. Masyarakat juga dapat memperoleh informasi melalui Instagram @bmkg.bali maupun aplikasi Info BMKG yang tersedia di App Store dan Play Store.

Baca juga:  Seberapa Tangguh Mentalmu? Ini Cara Setiap Zodiak Bangkit dari Tekanan Hidup

Dengan adanya peringatan dini ini, masyarakat dan pihak terkait di enam wilayah pesisir tersebut diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan serta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi laut dan informasi resmi yang disampaikan BMKG. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN