
DENPASAR, BALIPOST.com – Job fair atau bursa kerja Kota Denpasar telah dibuka pada Selasa (27/10) dan akan berlangsung hingga Kamis (29/10). Job fair kali ini menyediakan 2.898 yang 78 diantaranya merupakan kesempatan kerja ke luar negeri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (DTKSK) Kota Denpasar, IGA Ngurah Raini di sela-sela kegiatan yang berlangsung di parkir utara Taman Kota Denpasar mengatakan, job fair kali ini menyediakan 2.898 lowongan pekerjaan dari 40 perusahaan. Pelaksanaannya selama 3 hari digelar mulai pukul 08.30 hingga 16.00 WITA.
Dia mengatakan, dari total 2.898 lowongan yang tersedia, sebanyak 2.820 lowongan untuk penempatan kerja di dalam negeri. Sisanya 78 lowongan untuk luar negeri, khususnya Polandia dan Italia.
Pameran pasar kerja ini bertujuan mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. “Selain membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja,” katanya.
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan, job fair merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemkot Denpasar untuk menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. “Pemerintah Kota Denpasar setiap tahun melaksanakan Job Fair, kali ini yang keduapuluh. Ini bagaimana menghubungkan antara pencari kerja dengan perusahaan yang ada,” ujarnya.
Jaya Negara menyebutkan, lowongan yang tersedia berasal dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, jasa, perdagangan, hingga sektor lainnya. Sejumlah perusahaan juga membuka peluang kerja di bidang pelayanan dan kecantikan, termasuk perusahaan yang beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur.
Ia berharap ribuan lowongan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya anak muda yang sedang mencari pekerjaan. “Mudah-mudahan yang 2.800 ini bisa diikuti oleh pencari kerja, terutama di Denpasar, sehingga dampaknya bisa mengurangi pengangguran di Kota Denpasar,” katanya.
Meski digelar oleh Pemkot Denpasar, job fair ini terbuka untuk masyarakat umum dan tidak terbatas bagi warga Kota Denpasar. Jaya Negara mencontohkan, terdapat pencari kerja asal Mimika yang kebetulan sedang berada di Bali dan turut mendatangi Job Fair tersebut.
Selain menyediakan akses lowongan kerja, Pemkot Denpasar juga menyiapkan dukungan pembiayaan bagi pencari kerja yang membutuhkan modal untuk memenuhi kebutuhan keberangkatan atau persiapan bekerja.
Jaya Negara mengatakan, Pemkot Denpasar telah bekerja sama dengan Bank BPD Bali melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi calon pekerja migran dengan plafon hingga Rp100 juta, bunga 6 persen, dan tanpa agunan sesuai skema yang disampaikan pemerintah. Pemkot Denpasar juga berencana bekerja sama dengan Jamkrida sebagai penjamin agar pencari kerja dapat memperoleh pembiayaan dari perbankan tanpa harus menyediakan agunan.
Job fair 2026 juga diisi dengan sejumlah kegiatan sosialisasi. Materi yang disampaikan mencakup manfaat layanan tambahan (MLT) dari BPJS Ketenagakerjaan dan perbankan, penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja, serta informasi ketenagakerjaan dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Provinsi Bali. Ada pula sosialisasi dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) mengenai migrasi aman untuk bekerja di luar negeri dan program SMK Go Global. (Widiastuti/bisnisbali)








