Tim SAR gabungan mengevakuasi pria asal Jember yang terjun ke laut di Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (11/10) malam. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Seorang pria asal Jember, Jawa Timur, berinisial SA (33), nekat melompat dari atas kapal di Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Jembrana, Minggu (11/10) malam. Ia diduga hendak mengakhiri hidupnya karena masalah pribadi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.04 WITA. Petugas tambat labuh Dermaga MB-3 melaporkan adanya orang hanyut terbawa arus ke arah utara kepada Pos Angkatan Laut (Posal) Gilimanuk.

“Anggota jaga Posal Gilimanuk, Koptu Rjd Kadek Ari Darmawan menerima laporan langsung dari petugas tambat labuh Dermaga MB-3 terkait adanya orang hanyut,” ujar Komandan Posal Gilimanuk, Lettu Laut (P) Aditya N, ketika dikonfirmasi wartawan.

Baca juga:  Rumah Bendesa Pendem Terbakar

Sebelumnya, sekitar pukul 21.06 WITA, korban terlihat melintas di dekat buritan KMP Samudera Perkasa yang tengah bongkar muat di Dermaga LCM. Anak buah kapal (ABK) berupaya menolong dengan melemparkan tiga lifebuoy. Korban sempat menggapai satu pelampung, namun terus terseret arus ke arah utara pelabuhan.

Tim SAR gabungan dari Posal Gilimanuk dan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Gilimanuk kemudian mengerahkan satu unit Sea Rider untuk melakukan pencarian. Pada pukul 21.20 WITA, tim yang menyisir koordinat 8°09’32.5″ LS – 114°26’22.3″ BT melihat sebuah perahu nelayan.

Baca juga:  BST di Gianyar Tak Tepat Sasaran, Dari Data Ganda dan PNS hingga Orang Meninggal

Saat didekati, ternyata korban sudah dievakuasi ke atas perahu tersebut. “Tim SAR menggunakan Sea Rider kemudian melakukan pengawalan terhadap perahu nelayan yang membawa korban menuju Dermaga LCM,” lanjutnya.

Rombongan tiba di Dermaga LCM sekitar pukul 21.32 WITA. Korban langsung dievakuasi dengan ambulans menuju Puskesmas Gilimanuk untuk mendapatkan perawatan medis.

Dari pendalaman awal setelah korban sadar, aksi nekat itu dipicu masalah pribadi yang tengah dihadapinya. Sebelum melompat dari KMP Jambo-9, korban ternyata sempat mengakhiri hidupnya di salah satu dermaga, namun membatalkan niatnya.

Baca juga:  Tabanan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Saat ini korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Gilimanuk di bawah pemantauan tenaga kesehatan serta aparat Polsek Gilimanuk. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN