
MANGUPURA, BALIPOST.com – Pasar pariwisata Badung menunjukkan dinamika menarik pada September 2026. Di tengah penurunan kunjungan dari sejumlah negara, wisatawan asal India justru mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 19,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Australia masih menjadi penyumbang wisatawan mancanegara (wisman) terbesar yang masuk melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mencatat total kedatangan wisman pada September 2026 mencapai 671.014 orang. Jumlah ini meningkat 2,61 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat sebanyak 653.955 orang.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Anak Agung Putri Mas Agung, mengungkapkan wisatawan Australia masih mendominasi pasar pariwisata Badung. Sepanjang September 2026, sebanyak 169.782 wisatawan Australia datang melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, setara dengan 25,3 persen dari total kunjungan wisman. China menempati posisi kedua dengan 56.349 kunjungan. Namun, pasar tersebut mengalami penurunan sebesar 5,76 persen dibandingkan Agustus 2026.
Sebaliknya, India menunjukkan tren positif. Kunjungan wisatawan dari negara tersebut mencapai 43.027 orang, naik 19,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pertumbuhan ini mengantarkan India menempati posisi ketiga sebagai pasar wisman terbesar Badung pada September 2026. “Pertumbuhan tersebut mengantarkan India menempati posisi ketiga pasar wisman terbesar pada September tahun ini,” ungkapnya, Jumat (9/10).
Putri Mas Agung mengatakan pihaknya terus mencermati perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara di tengah dinamika pasar pariwisata Bali dan Badung. Meski secara tahunan menunjukkan pertumbuhan, kunjungan wisman pada September mengalami penurunan dibandingkan Agustus 2026.
Pada Agustus, jumlah kunjungan tercatat mencapai 706.796 orang. Dengan demikian, kunjungan September turun 5,06 persen secara bulanan. “Penurunan bulanan tersebut bersifat musiman. Salah satu indikasinya terlihat pada sejumlah pasar Eropa setelah periode liburan musim panas berakhir,” katanya.
Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman selama Januari–September 2026 mencapai 5.406.253 orang. Angka tersebut turun 0,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kendati demikian, capaian itu masih 16,45 persen lebih tinggi dibandingkan periode Januari–September 2019, sebelum pandemi Covid-19.
Sementara itu, pada Triwulan III 2026, Badung menerima 2.098.478 kunjungan wisman. Jumlah tersebut tumbuh 1,08 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. “Data kedatangan wisman tersebut berdasarkan data perlintasan di Bandara Ngurah Rai yang diolah Dinas Pariwisata Kabupaten Badung,” tegasnya. (Parwata/balipost)










