Proyek pembangunan Tugu Singasana. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Pembangunan Tugu Singasana di kawasan eks Kantor Kesbangpol dan Damkar, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, terus menunjukkan kemajuan. Hingga Senin (5/10), proyek tahap III tersebut telah mencapai 50,6 persen atau lebih cepat sekitar 4 persen dibandingkan target yang ditetapkan sebesar 46 persen.

Kepala Dinas PUPR Tabanan, I Gde Partana, mengatakan capaian progres tersebut menjadi indikator bahwa pengerjaan masih berjalan sesuai jalur yang direncanakan. Seperti diketahui untuk pembangunan monumen setinggi 30 meter itu dianggarkan sekitar Rp14 miliar, dan ditargetkan tuntas pada Desember 2026. Dimana untuk sejumlah pekerjaan struktur kini mulai dikebut, sementara elemen utama tugu juga dikerjakan secara paralel di workshop. “Capaian sementara sudah 50,6 persen, sedangkan targetnya 46 persen. Artinya, pekerjaan berada di atas rencana,” ujarnya, Senin (5/10).

Baca juga:  Presiden Sudah Terima Surat Pengunduran Diri Lili Pintauli

Menurut Partana, saat ini pekerjaan di lokasi mencakup pasangan bata press serta pembangunan struktur lantai dan atap penyangga menara berbahan fiber. Dan saat bersamaan, sejumlah komponen tugu diproduksi di workshop untuk mempercepat proses pemasangan di lapangan.
Komponen yang tengah disiapkan antara lain patung singa, menara berbahan fiber serta railing berbahan tempered glass.

Dinas PUPR Tabanan optimistis pembangunan tahap III dapat diselesaikan sesuai jadwal. “Kami optimistis pekerjaan bisa rampung sesuai target akhir tahun,” kata Partana.

Baca juga:  Koster Tegaskan Pembangunan PKB Berlanjut Tanpa Gunakan APBD

Tugu Singasana nantinya tidak hanya menjadi monumen, tetapi juga diarahkan sebagai salah satu ikon baru Kabupaten Tabanan. Desainnya mengangkat gambaran perjalanan Tabanan dari masa lalu, masa kini hingga masa depan.

Pembangunan monumen tersebut juga memiliki nilai historis karena kawasan eks Kantor Kesbangpol dan Damkar memiliki kaitan dengan sejarah perjuangan masyarakat Tabanan pada masa perlawanan terhadap Belanda.

Kawasan Taman Tugu Singasana nantinya dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung. Di antaranya tempat duduk, relief perjuangan, patung singa serta basement yang berfungsi menyesuaikan perbedaan kontur lahan. Pembangunan Tugu Singasana dilakukan dalam beberapa tahap. Setelah bagian dasar dan pedestalan diselesaikan pada tahap sebelumnya, tahap III difokuskan pada penyelesaian struktur utama monumen sekaligus pengerjaan berbagai elemen pendukung kawasan. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Tugu Singasana diharapkan dapat menjadi ruang publik sekaligus penanda baru kawasan perkotaan Tabanan dengan menggabungkan unsur sejarah, seni dan arsitektur modern.(Puspawati/balipost)

Baca juga:  Tertangkap Kasus Sabu dan 155 Butir Ekstasi, Oknum Satpam Diadili

 

BAGIKAN