Personel Polsek Mengwi melaksanakan olah TKP kasus bom molotov di Jalan Dalem Gede, Pererenan.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – CCTV merekam jelas aksi dua orang terduga pelaku yang melempar bom molotov di Jalan Dalem Gede, Banjar Jempinis, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung. Namun sampai saat terduga pelaku belum ditangkap dan aparat kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut.

Terkait kejadian ini, Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa, Kamis (24/9) mengatakan pihaknya melakukan penyelidikan kasus tersebut bersama tim Satreskrim Polres Badung. Polisi berusaha mengungkap identitas kedua terduga pelaku.

Baca juga:  Penyebab Kebakaran di Terminal 3 Bandara Soetta Masih Dalam Penyelidikan

“Kami sudah berkoordinasi dengan polres. Mohon bersabar. Terkait perkembangannya nanti disampaikan,” ujarnya.

Terkait kendala penyelidikan, mantan Kapolsek Abiansemal ini enggan memberikan keterangan. Ia menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Seperti diberitakan, kantor milik IMDA (41) di Jalan Dalem Gede, Banjar Jempinis, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung, dilempar bom molotov, Senin (14/9) dini hari. Akibatnya bagian depan kantor korban terbakar dan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.

Baca juga:  Pembakaran Diduga Gunakan Molotov, Dua Motor Terbakar

Perbuatan tindak pidana itu terekam CCTV dan terduga pelaku dua orang. Mereka ke TKP mengendarai sepeda motor dan melempar bom molotov.

Kobaran api melalap bangunan berukuran sekitar 2×2 meter, tanaman hias, kaca, dan CCTV. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp3 juta. Di TKP polisi menemukan pecahan botol bir, sumbu dari kain, tutup botol, serta tanah yang diduga terkena bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Kapolres Gianyar Pastikan Kesiapan SPPG di Tampaksiring
BAGIKAN