Personel Polresta Denpasar melakukan pengaturan antren kendaraan di SPBU, Jalan Puputan, Renon.(BP/ken)

DENPASAR, BALIPOST.com – Di saat BBM langka dimanfaatkan para joki untuk mendapatkan keuntungan. Pasalnya, joki antre BBM di SPBU tersebut mendapat upah ratusan ribu.

Terkait hal ini, Polresta Denpasar mengerahkan anggota Satreskrim untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

“Polresta Denpasar terus meningkatkan pengawasan dan pemantauan terhadap pendistribusian bahan bakar minyak di sejumlah SPBU. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penimbunan, penyalahgunaan BBM, maupun praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat, khususnya di tengah situasi darurat atau meningkatnya antrean BBM,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra, Sabtu (17/10).

Iptu Adi menjelaskan personel di lapangan melakukan pemantauan stok dan distribusi BBM, berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU, serta memberikan imbauan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu keresahan.

Baca juga:  Antisipasi Balapan Liar, Polisi Amankan Sejumlah Motor

Terkait dugaan adanya joki antrean di SPBU, Polresta Denpasar akan menindaklanjuti setiap informasi dan laporan masyarakat. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum, tentu akan dilakukan pendalaman dan langkah penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Segera laporkan apabila mengetahui dugaan penimbunan BBM, penyalahgunaan distribusi, atau praktik antrean yang mencurigakan,” ungkapnya.

Untuk menjaga keamanan di SPBU, Polresta Denpasar mengerahkan 588 personel. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat serta kepadatan antrean kendaraan saat melakukan pengisian BBM.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi dan polsek jajaran. Kehadiran personel kepolisian di lokasi SPBU diharapkan dapat memastikan proses pengisian BBM berjalan tertib, aman dan lancar, sekaligus mencegah antrean kendaraan meluber hingga mengganggu arus lalu lintas di jalan raya.

Baca juga:  Wisuda Ke-71, Unwar Luluskan 208 Mahasiswa

Mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi ini mengatakan polresta melakukan pemantauan secara berkesinambungan terhadap situasi di lapangan, terutama pada SPBU yang mengalami peningkatan antrean. Personel juga diarahkan untuk melakukan koordinasi dengan pengelola SPBU apabila terjadi kepadatan sehingga langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Sesuai arahan Bapak Kapolresta Denpasar yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana antrean tetap tertib dan tidak menimbulkan gangguan terhadap pengguna jalan lainnya. Diharapkan personel di lapangan untuk mengedepankan pendekatan humanis, membantu masyarakat, serta melakukan rekayasa atau pengaturan lalu lintas apabila diperlukan,” tegasnya.

Selain itu polresta juga bekerja sama dengan instansi lain, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP dan pecalang. Hal ini dilakukan sebagai upaya Polresta Denpasar dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat untuk mendapatkan BBM.

Baca juga:  Komplotan Pencuri Dibekuk Polisi

Personel di lapangan melakukan pemantauan terhadap kendaraan yang datang, pola antrean, serta situasi di sekitar SPBU.

Masyarakat diimbau tidak perlu panik maupun melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Masyarakat diminta tetap mengikuti aturan dan arahan petugas serta menjaga ketertiban selama berada di lokasi SPBU.

Polresta Denpasar juga memastikan personel yang diterjunkan tidak hanya bersifat statis, tetapi dapat bergerak menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan. Polsek jajaran melakukan pemantauan terhadap SPBU di wilayah masing-masing dan melaporkan setiap perkembangan untuk dilakukan penanganan secara cepat.

Dengan upaya ini diharapkan seluruh aktivitas pengisian BBM di wilayah Denpasar dan Badung dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Masyarakat juga diharapkan turut berperan menjaga situasi dengan mematuhi ketentuan yang berlaku serta menghormati pengguna jalan lainnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN