Anggota Polsek Kuta Utara mendatangi TKP perkelahian melibatkan WNA di Jalan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Anggota Polsek Kuta Utara mendatangi area penjual makanan di Jalan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Kamis (17/9) malam. Hal ini dilakukan lantaran petugas menindaklanjuti video perkelahian warga negara asing (WNA) yang viral di media sosial (medsos).

Kasubsi PIDM Siehumas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, Jumat (18/9) menyampaikan Tim Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Kuta Utara  turun ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan fakta dan bahan keterangan (pulbaket).

Baca juga:  Insiden di Desa Tigawasa Berujung Saling Lapor

Kejadian berawal saat salah satu WNA yang sedang membeli makanan mendadak dipukul dari arah belakang oleh  turis asing, Rabu (16/9)  pukul 03.30 WITA. Aksi pemukulan tersebut memicu perkelahian dan aksi kejar-kejaran hingga ke area depan bar.

Dari video tersebut terlihat sampai terjadi pelemparan botol air mineral ke korban hingga tersungkur. Selain itu seay beberapa orang mencoba melerai perkelahian itu. “Akhirnya pihak yang terlibat kejadian itu membubarkan diri menggunakan sepeda motor,” ujarnya.

Baca juga:  5 Berita Terpopuler: Dari GWK Penuhi Janji hingga 3 Poin Rekomendasi DPRD

Terkait kejadian ini, petugas minta keterangan sejumlah pedagang makanan, dagang sate, satpam dan ojek pangkalan. Saat ini, petugas telah mengidentifikasi keberadaan tiga titik kamera CCTV di sekitar lokasi yang merekam jelas jalannya insiden tersebut guna mempermudah proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, pelaku usaha, maupun petugas keamanan di kawasan Canggu turut menjaga situasi kamtibmas. Apabila  ada yang tahu identitas atau keberadaan para WNA yang terlibat, kami harapkan dikonfirmasikan ke kantor kepolisian terdekat,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Berlangsung Sejak 32 Tahun Lalu, Sejarah Penerbitan 103 Sertifikat HGB BTID dengan Luasan 496,1 Hektare Diungkap
BAGIKAN