
BANGLI, BALIPOST.com – Aktivitas penyeberangan di Danau Batur, Kintamani sempat ditutup pada Sabtu (12/9). Penutupan dilakukan lantaran adanya angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda kawasan perairan danau.
Plt. Kepala UPT Penyebrangan Danau Batur, I Wayan Seridana, menjelaskan bahwa hembusan angin kencang pada Sabtu terjadi sejak pukul 02.30 WITA. Penghentian sementara aktivitas penyebrangan ini membuat sejumlah wisatawan yang hendak menyeberang terpaksa mengalihkan tujuan ke lokasi lain.
Layanan penyeberangan baru dibuka kembali pada Minggu (13/9) pukul 14.00 WITA seiring kondisi cuaca yang membaik. Hingga sore hari, baru satu unit boat yang tercatat beroperasi menyeberangi danau.
Wayan Seridana menambahkan, aktivitas penyeberangan pada bulan ini umumnya tergolong normal. “Agustus-September normal. Rata-rata 70 boat per bulan atau dua boat per hari,” ungkapnya.
Peningkatan aktivitas penyeberangan di Danau Batur biasanya baru terjadi saat musim libur akhir tahun. “Libur Natal biasanya mulai ramai,” ujarnya.
Sebagaimana yang diketahui jalur perairan melalui Dermaga Kedisan ini merupakan salah satu sarana utama bagi wisatawan yang hendak menuju Desa Terunyan. Desa tersebut menjadi salah satu destinasi favorit di Kintamani yang terkenal dengan keunikan tradisi pemakamannya. (Dayu Swasrina/balipost)










