Petugas dan warga berupaya menangani kebakaran di Pura Dadya Penataran Abas yang berlokasi di Banjar Getas Kangin, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, terbakar Sabtu (5/9) siang. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Musibah kebakaran melanda Pura Dadya Penataran Abas yang berlokasi di Banjar Getas Kangin, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar Sabtu (5/9) siang. Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya empat bangunan pelinggih hangus dilalap si jago merah.

​Insiden kebakaran ini pertama kali dilaporkan oleh Bendesa adat setempat, Md Oli Artana (59), melalui sambungan telepon ke pos Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar sekitar pukul 14.40 WITA. Menindaklanjuti laporan warga, regu pemadam langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Baca juga:  Gria Pemedilan Terbakar

​Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, Putu Yudanegara, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya bergerak cepat merespons laporan untuk mencegah api merambat lebih luas di area pura.

​”Petugas berangkat pukul 14.40 WITA dan tiba di lokasi sekitar delapan menit kemudian. Jarak tempuh dari pos menuju lokasi sekitar 5 kilometer,” ujar Putu Yudanegara saat dikonfirmasi.

​Ia menjelaskan, total ada empat pelinggih dan beberapa bangunan pura yang terdampak di atas area berukuran 10×10 meter.

Baca juga:  Operasi Cipkon Jelang WWF ke-10, Enam Pelanggar Terjaring di Ubud

​”Pokok benda yang terbakar meliputi empat pelinggih, di antaranya pengaruman, gedong penyimpenan, periyangan, dan taksu,” ungkapnya.

​Untuk menjinakkan kobaran api, armada pemadam gabungan diturunkan ke lokasi. Penanganan dilakukan oleh Regu 1 Pos Induk dengan pengerahan unit Damkar Gianyar Aman dari Pos Induk dan Pos Ubud. Petugas melakukan pemadaman serta pendinginan dengan teknik penyemprotan air secara intensif.

​”Proses penanggulangan memakan waktu sekitar 45 menit hingga area benar-benar aman,” tambah Putu Yudanegara.

Baca juga:  Dari Jenazah Wanita Mengapung di Pantai Sanur hingga Tiga Pria NTT Ditangkap

​Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan pura diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Mengenai pemicu awal kebakaran, pihak berwenang masih melakukan penelusuran lebih lanjut.

​”Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN