Simpang Tohpati, Denpasar. Pemerintah berencana membangun underpass di simpang ini untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kemacetan yang terjadi di Kota Denpasar makin hari kian memprihatinkan, terutama di titik-titik rawan yang lalu lintasnya begitu padat di jam-jam tertentu. Mengatasi kemacetan tersebut, telah ada rencana pembangunan underpass di simpang Tohpati dan Pesanggaran yang dinilai memiliki kebutuhan mendesak.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Kamis (13/8), mengatakan, pembangunan underpass di simpang Tohpati dan Pesanggaran dinilai lebih mendesak dibandingkan simpang Cokroaminoto yang sebelumnya juga sempat direncanakan akan dibuatkan underpass.

Baca juga:  Proyek Underpass Simpang Tohpati Masuk APBN, DED Masih Dikerjakan Provinsi

“Pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi sudah sempat mendesain atau merencanakan akan untuk pembuatan underpass di Kota Denpasar. Dua titik yang rencananya akan dibangun underpass yakni simpang Tohpati dan simpang Pesanggaran,” katanya.

Semula, underpass direncanakan dibangun di simpang Cokroaminoto. Namun, berdasarkan peritimbangan pemerintah pusat, kondisi yang lebih mendesak adalah di simpang Tohpati dan Pesanggaran. Saat ini, menurut Arya Wibawa, Pemerintah Kota Denpasar tengah menunggu program yang dirancang oleh pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi tersebut. Kemungkinan DED akan dibuat di tahun 2027.

Baca juga:  Simak Nih! Cara Atasi Kulit Kering dan Tampil Lebih Percaya Diri

Arya Wibawa pun mengakui jika Pemkot Denpasar tidak bisa mengalokasikan anggaran untuk pembangunan underpass. “Karena kami di Pemerintah Kota Denpasar untuk alokasi anggaran tidak bisa kami akan lakukan. Itu murni nanti akan dibantu oleh pemerintah pusat termasuk juga pemerintah provinsi,” imbuhnya. (Widiastuti/bisnisbali)

BAGIKAN