
DENPASAR, BALIPOST.com – Fungsi Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur (Dentim) terus jadi sorotan publik. Pasalnya, selain untuk olahraga, kawasan itu juga dijadikan arena tawuran.
Kasus perkelahian terus terjadi di lapangan tersebut. Teranyar, pada Selasa (28/7), sekelompok pemuda terlibat tawuran. Videonya viral di media sosial (medsos).
Dalam video berdurasi 58 detik yang viral itu, dua kelompok pemuda bentrok, bahkan ada yang pakai kayu. Sementara, suasana di TKP gelap karena minim lampu penerangan.
Sebelumnya, pada Minggu (12/7), anggota Polsek Dentim mengamankan dua kelompok pemuda yang terlibat cekcok usai bermain bola. Kedua kelompok kemudian dibawa ke Mapolsek Dentim untuk menjalani mediasi.
Terkait persoalan ini, pihak kepolisian menegaskan komitmennya dalam menindak setiap aksi yang menggangu keamanan. “Polresta Denpasar bersama Polsek Denpasar Timur berkomitmen, setiap bentuk tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Sabtu (1/8).
Sebagai langkah pencegahan, Polresta Denpasar melalui Satsamapta dan Polsek Dentim meningkatkan patroli rutin, khususnya pada malam hingga dini hari di kawasan Lapangan Renon dan titik-titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Pengawasan dilakukan melalui kegiatan KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan), patroli dialogis, serta patroli gabungan dengan menyasar lokasi-lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya kelompok remaja.
“Selain patroli, kami juga melakukan deteksi dini terhadap potensi tawuran melalui pemantauan media sosial, koordinasi dengan perangkat desa, pecalang, pihak keamanan setempat. Termasuk mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada para remaja agar tidak terlibat dalam aksi yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Kasatsamapta Polresta Denpasar, Kompol Ketut Adnyana TJ mengerahkan anggotanya melaksanakan patroli dialogis ke tempat rawan gangguan kamtibmas. Patroli tersebut berlangsung mulai pukul 17.00 WITA. Petugas mengantisipasi kerawanan curanmor dan perkelahian. (Kerta Negara/balipost)










