Layanan jemput bola aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Tabanan. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Jumlah aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Tabanan terus meningkat. Hingga saat ini, sebanyak 15.943 akun IKD telah diaktifkan atau mencapai 4,16 persen dari 383.418 penduduk yang telah melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el). Capaian tersebut didorong melalui layanan jemput bola yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Dalam pelayanan yang dipusatkan di area Gedung Maria Tabanan, Selasa (28/7) malam, petugas berhasil mengaktivasi 960 akun IKD. Lokasi yang berdampingan dengan Pasar Senggol Tabanan dipilih untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang pada siang hari tidak sempat datang ke Kantor Dukcapil.

Baca juga:  Hutan di Belakang Pasar Seni Geopark Dipenuhi Sampah

Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana mengatakan, pola pelayanan kini tidak lagi berorientasi pada masyarakat yang datang ke kantor. Sebaliknya, pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat agar pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah dijangkau.

“Target kita bukan lagi masyarakat yang datang dan mengantre di kantor, melainkan kita yang hadir langsung memfasilitasi mereka, terutama bagi masyarakat yang ingin melakukan aktivasi IKD namun terkendala jam pelayanan,” ujarnya.

Menurutnya, IKD merupakan bagian dari transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan. Melalui aplikasi tersebut, dokumen kependudukan dapat diakses secara aman dan praktis melalui telepon seluler sehingga memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan publik.

Baca juga:  Kuasai 12 Paket Narkoba, Pria Dituntut 9 Tahun Penjara

Selain itu, keberadaan IKD juga menjadi salah satu pendukung pelaksanaan program nasional digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang saat ini sedang diujicobakan di Bali, termasuk Kabupaten Tabanan.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Winiantara mengatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan layanan jemput bola melalui penyediaan infrastruktur dan konektivitas digital agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar.

“Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi memastikan teknologi tersebut dapat diakses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu sinergi antarperangkat daerah sangat penting,” katanya.

Baca juga:  Disdukcapil Tabanan Jemput Bola Lakukan Perekaman E-KTP

Salah seorang warga, Agus Susila Dharma, mengaku terbantu dengan pelayanan malam hari tersebut. Menurutnya, layanan jemput bola menjadi solusi bagi masyarakat yang bekerja pada pagi hingga sore hari sehingga tidak perlu meninggalkan pekerjaan hanya untuk mengaktivasi IKD.

Layanan jemput bola akan terus dilakukan di berbagai pusat aktivitas masyarakat guna mempercepat peningkatan jumlah aktivasi IKD sekaligus mendukung percepatan transformasi pelayanan publik berbasis digital. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN