Longsor- bencana tanah longsor terjadi Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem akibat hujan deras. (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Belakangan ini hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem. Melihat hujan masih berpotensi turun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem menghimbau masyarakat Karangasem untuk meningkatkan kewaspadaan ancaman bencana alam.

Kalaksa BPBD Karangasem, I Made Aditya Sugiharta, mengungkapkan, kalau hujan masih berpotensi terjadi. Untuk itu, pihaknya menghimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, serta menghindari area yang berpotensi terdampak longsor hingga kondisi dinyatakan aman.

Baca juga:  Dari Korban Jiwa COVID-19 Bertambah hingga Rencana Pembangunan Bandara di Kubutambahan

Sugiharta mengatakan, sebelumnya pada Minggu, 19 Juli 2026 bencana tanah longsor terjadi Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem akibat hujan deras. Kondisi itu, mengakibatkan kejadian tanah longsor yang menimpa sanggah milik I Made Sadi. Kata dia, rumah tersebut dihuni oleh 3 kepala keluarga dengan total 12 jiwa, terdiri atas 1 balita, 2 anak-anak, dan 1 lanjut usia.

“Untung saja tidak korban jiwa maupun kerusakan yang berdampak langsung terhadap penghuni. Meski demikian, kondisi di lokasi masih berpotensi membahayakan karena terdapat retakan tanah di bagian atas tebing yang dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan apabila hujan kembali turun. Jadi pemilik harus tetap waspada,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Putri Suastini Koster Berharap PKK Tanggap Bencana
BAGIKAN