Petugas mengevakuasi jasad di kos-kosan, Jalan Patih Nambi Utara, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Akhir-akhir ini banyak laporan penghuni kos meninggal dunia, bahkan saat ditemukan dalam kondisi membusuk. Oleh karena itu, Polresta Denpasar melalui Bhabinkamtibmas melakukan pembinaan agar sesama penghuni kos meningkatkan rasa peduli dan peka terhadap perkembangan situasi di tempat tinggalnya.

“Polresta Denpasar bersama seluruh polsek jajaran terus meningkatkan langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi kejadian penghuni kos yang ditemukan meninggal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas melalui kegiatan sambang dan pembinaan di wilayah binaan,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (7/7).

Baca juga:  Kasus Meninggalnya Diplomat Arya Daru, Kapolri Terbuka Terima Masukan

Selain dengan penghuni, Iptu Adi mengatakan koordinasi dengan pemilik atau pengelola kos juga penting dilakukan. Tujuannya untuk mendata penghuni serta memantau kondisi lingkungan secara berkala. Bhabinkamtibmas juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan saling mengenal antarwarga.

Segera melapor kepada aparat apabila mengetahui penghuni kos yang tidak terlihat beraktivitas dalam waktu lama, mengalami gangguan kesehatan, atau terdapat kondisi yang mencurigakan. “Dengan sinergi antara kepolisian, pemilik kos, perangkat desa atau kelurahan, serta masyarakat diharapkan setiap potensi kejadian dapat diketahui lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” tutupnya.

Baca juga:  Wisatawan Mandi di Sungai, Barangnya Dicuri

Perlu diketahui, pada Kamis (2/7), ada laporan ditemukan penghuni meninggal di Jalan Patih Nambi Utara, Denpasar. Sebagai korban, Handoyo asal Jakarta Timur. Korban terakhir bertemu dengan temannya, pada Selasa (30/6).

Sementara, pada Sabtu (3/7), penghuni kos di Jalan Imam Bonjol Gang Jambu Rata, Denpasar Barat, Ni Luh Sondri ditemukan meninggal. Diketahui kejadian ini setelah penghuni kos lainnya mencium bau menyengat yang berasal dari  kamar korban.  Sekitar empat hari korban tidak pernah terlihat keluar dari kamar kos.

Baca juga:  Dicari Kurir Paket, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal

Karena pintu kamar tersebut dikunci, terpaksa didobrak dan  jasad korban ditemukan di dalam kamar mandi. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar. (Kerta Negara/balipost)
Ketfoto

Petugas mengevakuasi jasad Handoyo dari kamar kosnya, Jalan Patih Nambi Utara, Denpasar. (BP/istimewa)

BAGIKAN