Petugas melakukan evakuasi penghuni kos meninggal tertindih motor. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Seorang penghuni rumah kos di kawasan Gang Belimbing, Jalan WR Supratman, Kelurahan Banyuning, Kabupaten Buleleng, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tertindih sepeda motor pada Kamis (4/6) sore.

Korban yang diketahui memiliki riwayat penyakit asma diduga mengalami kecelakaan tunggal akibat kondisi kesehatannya menurun saat mengendarai sepeda motor.

Korban diketahui bernama Ubuh Bukhori (66), seorang sopir asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang selama ini tinggal di sebuah rumah kos di Jalan WR Supratman, Gang Belimbing, Lingkungan Banyuning Utara, Kelurahan Banyuning. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.50 Wita oleh seorang warga setempat, Ni Kadek Mariani (36).

Saat itu saksi melihat korban dalam posisi tertelungkup dan tertindih sepeda motor berwarna merah bernomor polisi H 5578 J di Gang Belimbing.

Baca juga:  Sempat Berobat ke "Orang Pintar," Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar

Karena tidak mampu mengangkat sepeda motor seorang diri, saksi kemudian menghubungi Ketua RT setempat, Made Sutama (60). Setelah Ketua RT bersama Bhabinkamtibmas tiba di lokasi, mereka berupaya mengevakuasi korban dengan mengangkat sepeda motor yang menindih tubuhnya. Namun saat berhasil dievakuasi, korban diketahui sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Dari keterangan Lukman Hidayat (29), yang merupakan teman satu kos korban, diketahui bahwa sebelum kejadian tidak ada aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi. Saksi juga menyebut korban selama ini memiliki riwayat penyakit sesak napas atau asma. Bahkan di kamar kos korban ditemukan alat bantu pernapasan berupa nebulizer portabel yang biasa digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pernapasan.

Baca juga:  Kasus Pria Ditemukan Meninggal di Tengah Jalan Perumahan, Keluarga Tolak Permintaan Autopsi

Sementara itu, hasil pemeriksaan tim medis dari Posko PMI Kabupaten Buleleng yang dipimpin Johanes Octiandi Dananjaya menemukan adanya luka lecet pada dahi sebelah kanan korban yang diduga akibat benturan saat tertindih stang sepeda motor. Namun petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari satu jam sebelum ditemukan warga. Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan tunggal yang kemungkinan dipicu kondisi kesehatannya yang sedang terganggu akibat penyakit asma yang dideritanya. Petugas dari Polres Buleleng bersama Tim URC Sigap, Unit Laka Satlantas, tim Inafis, dan tenaga medis langsung melakukan penanganan di lokasi. Selain mengamankan tempat kejadian perkara, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Baca juga:  Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Pinggir Sungai

Dikonfirmasi Jumat (5/6), Kasi Humas Polres Buleleng, Yohana Rosalin Diaz, mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti meninggalnya korban. “Kita harus bisa memastikan penyebab yang bersangkutan meninggal dunia, tentunya berdasarkan fakta-fakta di lapangan, keterangan ahli, maupun keterangan para saksi lainnya,” ujarnya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Buleleng sambil menunggu kedatangan pihak keluarga dari Jawa Barat. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN