
AMLAPURA, BALIPOST.com – I Gusti Agung ES (45) mendapatkan penanganan medis setelah tak sadarkan diri karena diduga mengalami kelelahan saat melakukan pendakian ke Gunung Agung. Namun sayangnya, nyawanya tak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Selat.
Kepala Puskesmas Selat, I Made Sudarba, Minggu (19/7), membenarkan jika pendaki yang sempat ditangani di Puskesmas Selat telah meninggal dunia. “Pendaki tersebut meninggal dunia kemarin malam,” ujarnya.
Sudarna mengatakan, setelah menerima laporan adanya pendaki yang pingsan saat melakukan pendakian, pihaknya langsung mengerahkan dokter dan petugas medis ke lokasi. Begitu tiba di kaki gunung, pendaki tersebut langsung diberikan pertolongan awal. Selanjutnya, pendaki tersebut dibawa ke Puskesmas Selat untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
“Sayang selang beberapa menit kemudian korban dinyatakan meninggal dunia. Korban meninggal diperkirakan akibat mengalami kelelahan karena memaksakan mendaki sehingga terjadi gagal jantung. Kami sudah upayakan untuk melakukan penanganan yang terbaik, tapi nyawa korban tetap tak tertolong,” katanya.
Dia menjelaskan, setelah dinyatakan meninggal dunia dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, jenazahnya kemudian langsung dibawa ke RSUD Tabanan untuk dititipkan.
Diberitakan sebelumnya, I Gusti Agung ES di evakuasi tim SAR gabungan di Gunung Agung, Karangasem, Bali, Sabtu (18/7). Korban mengalami kelelahan hingga tidak sadarkan diri saat mendaki. (Eka Parananda/balipost)










