
DENPASAR, BALIPOST.com – Saat ini muncul trend peredaran narkoba varian baru di Indonesia yakni cartridge vape yang mengandung narkotika jenis etomidate. Terkait hal ini, BNNP Bali terus berupaya mengantisipasi merebaknya peredaran barang terlarang tersebut.
Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Bali, Kombes Pol. Stevy Frits Pattiasha, Senin (27/4), menjelaskan, pada Februari 2026 pihaknya berhasil mengungkap kasus dengan barang bukti ratusan cartridge vape mengandung narkotika jenis etomidate. “Cartridge vape yang mengandung etomidate merupakan salah satu modus baru penyalahgunaan narkotika atau senyawa psikoaktif yang saat ini mulai marak, termasuk di Indonesia,” ujarnya.
Terkait pola distribusi narkoba saat ini, Kombes Stevy mengatakan, lebih banyak memanfaatkan teknologi digital seperti aplikasi percakapan online atau sosial media untuk interaksi percakapan serta Google Map untuk lokasi pengambilan narkotika yang diletakkan oleh bandar (modus tempel).
Pola distribusi narkoba secara konvensional juga masih digunakan seperti menggunakan jasa pengiriman untuk pengiriman narkotika dengan alamat fiktif, namun dengan memanfaatkan teknologi digital seperti aplikasi pelacakan pengiriman serta sosial media sehingga memudahkan melacak proses pengiriman dan dapat menghindari pengawasan petugas.
Pada April ini, pihaknya mengungkap sembilan kasus. Jenis barang bukti yang diamankan berupa sabu-sabu, ganja, ekstasi dan kokain yang cukup dominan beredar di Bali. “Wilayah Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, rawan penyalahgunaan narkoba di Bali. Hal ini berdasarkan data ungkap kasus yang dimiliki BNNP Bali dan wilayah Tuban merupakan pintu masuk internasional yaitu Bandara Ngurah Rai,” ucapnya.
Sementara, kelompok paling rentan narkoba, yakni pekerja tempat hiburan malam. Pasalnya, berdasarkan hasil pengungkapan kasus serta sweeping atau deteksi dini, ditemukan indikasi narkotika banyak disalahgunakan di tempat hiburan malam. Selain itu, cukup banyak pekerja hiburan malam yang terindikasi menyalahgunakan narkotika dan telah dilakukan rehabilitasi.
Tempat hiburan malam di Bali masih dianggap titik rawan peredaran narkotika seperti Kuta dan Seminyak, karena tingginya aktivitas wisatawan dan transaksi. Namun, pengawasan oleh aparat terus ditingkatkan melalui razia dan operasi terpadu. Sedangkan berdasarkan pengungkapan kasus di tahun 2026, jaringan yang diungkap lebih banyak jaringan lokal dan nasional lintas provinsi.
Perlu diketahui, sebagai destinasi wisata internasional, Bali menjadi pasar potensial peredaran barang terlarang tersebut. Di sisi lain, posisi geografis Bali dan konektivitasnya melalui bandara serta pelabuhan membuatnya juga dimanfaatkan sebagai jalur transit untuk distribusi ke wilayah lain di Indonesia maupun jaringan internasional. “Bali sebagai destinasi wisata internasional membuat sektor pariwisata menjadi target pasar dan distribusi narkoba,” ucap Stevy.
Berdasarkan kasus yang ditangani BNNP Bali, terdapat warga negara Kolombia merupakan kurir narkotika jenis kokain dan terindikasi merupakan bagian dari jaringan peredaran gelap narkotika internasional.
Adapun kokain tersebut dibawa melalui jalur udara dari Kolombia, transit di Spanyol kemudian masuk ke Bali melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, dengan modus false concealment (disembunyikan di dinding koper) yang dibawa pelaku. Dari pelaku diamankan kokain seberat 2.223,87 gram.
BNNP Bali berkomitmen kuat dalam memberantas peredaran narkotika melalui upaya penegakan hukum yang terpadu, tidak hanya menindak pelaku tetapi juga memutus jaringan hingga ke akar-akarnya. Selain itu, BNNP Bali bekerja sama dengan BNN RI secara aktif menelusuri dan mengungkap aliran dana hasil kejahatan narkotika melalui pendekatan tindak pidana pencucian uang guna menyita aset yang berasal dari aktivitas ilegal tersebut.
Langkah ini bertujuan untuk melemahkan kekuatan finansial jaringan narkotika, memberikan efek jera yang lebih maksimal, serta mendukung terciptanya lingkungan Bali yang aman, bersih dari narkoba, dan kondusif bagi sektor pariwisata. (Kerta Negara/balipost)










