Tes urine terhadap sopir angkutan barang maupun orang, Senin (18/5) pagi. (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, BNN Kabupaten Gianyar, Polres Gianyar bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan deteksi dini melalui tes urine terhadap sopir angkutan barang maupun orang, Senin (18/5). ​

Operasi gabungan terpadu tersebut berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 09.25 WITA di SPBU Purnama, sebelah barat Bali United Training Center, Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Sukawati. ​Kepala BNNK Gianyar, Sudirman, S.Ag., M.M. menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang terlibat serta menekankan agar pelaksanaan kegiatan dilakukan secara humanis dan profesional.

Baca juga:  18 Hari Berturut-turut, Zona Merah Ini Masih Terus Tambah Warga Meninggal

Personel gabungan melaksanakan pemeriksaan dan tes urine terhadap sopir angkutan barang maupun orang yang melintas di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Sukawati. ​Kasatresnarkoba Polres Gianyar, Iptu I Nyoman Agus Putra Ardiana, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan potensi penyalahgunaan narkotika di kalangan pengemudi angkutan umum maupun barang.

​“Melalui kegiatan deteksi dini ini, kami ingin memastikan para sopir angkutan barang dan orang bebas dari penyalahgunaan narkotika sehingga dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan pemeriksaan agar kegiatan berjalan tertib dan lancar,” ujarnya.

Baca juga:  Sopir Truk Ditemukan Meninggal Saat Menunggu Kendaraan Diperbaiki di Kerambitan

​Ia menambahkan, sinergitas lintas instansi sangat penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Gianyar. ​Dari hasil pemeriksaan dan tes urine yang dilakukan secara ketat terhadap 60 orang sopir angkutan barang maupun orang tersebut, petugas menyatakan tidak ditemukan adanya sopir dengan hasil positif narkotika atau seluruhnya dinyatakan nihil. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN