
SINGARAJA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng segera melakukan penataan ulang atau restorasi lobi Kantor Bupati. Proyek tersebut telah melalui proses tender dan kini tinggal menunggu tahap pelaksanaan. Untuk pekerjaan ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU-TR) Buleleng, Putu Adipta Eka Putra, saat ditemui, Senin (20/4), mengungkapkan proses tender telah rampung. Saat ini, calon pemenang masih dalam tahap evaluasi oleh Unit Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).
Pengerjaan proyek ini ditargetkan berlangsung selama tiga bulan. Penataan tersebut juga dirancang agar selaras dan terintegrasi dengan proyek penataan kawasan Titik Nol Singaraja yang saat ini tengah berjalan.
“Proses tender sudah selesai, calon pemenang juga sudah ada. Saat ini masih dalam tahap evaluasi, setelah itu akan segera kita eksekusi,” ujarnya.
Adipta menjelaskan, konsep yang diusung adalah restorasi bergaya heritage, dengan menitikberatkan pada perbaikan ringan tanpa pembongkaran besar. Sejumlah bagian akan ditata ulang guna mengembalikan tampilan asli bangunan sekaligus meningkatkan fungsi ruang.
Beberapa pekerjaan yang akan dilakukan meliputi penyesuaian kanopi bagian depan, penataan ulang area aspal, hingga penambahan ornamen yang ramah bagi penyandang disabilitas. Selain itu, kolam di bagian depan kantor juga akan diperlebar untuk mendukung kelancaran aktivitas. “Kolam di depan akan kita perluas. Selama ini, saat apel, ruang manuver terasa kurang leluasa, sehingga perlu kita benahi,” jelasnya.
Lebih lanjut, desain restorasi ini mengacu pada dokumentasi lama bangunan saat Buleleng pernah menjadi ibu kota Provinsi Sunda Kecil dan Provinsi Bali. Dokumentasi tersebut dijadikan panduan utama untuk mengembalikan karakter asli bangunan.
“Konsepnya restorasi, kita kembalikan ke bentuk aslinya berdasarkan dokumentasi yang ada. Jadi tidak ada perubahan besar, hanya penataan ringan,” tegasnya. (Yudha/balipost)










