Unit mobil Damkar Kota Denpasar yang siaga di Pos Damkar Cokro, Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar. Untuk memperkuat layanan, Pemerintah Kota Denpasar akan membangun 2 pos damkar baru. (BP/eka)

 

DENPASAR, BALIPOST.com – Untuk memperkuat layanan pemadaman kebakaran di Denpasar, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar akan membangun 2 pos pemadam kebakaran (damkar) baru pada tahun ini. Rencananya kedua pos tersebut akan dibangun di Serangan dan Kesiman Kertalangu dengan menyiapkan pagu anggaran Rp10 miliar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana saat diwawancarai, Jumat (29/5), mengatakan, dua pos damkar tersebut akan dibangun di Kantor Lurah Serangan dan di Jalan Sekar Tunjung XI. Saat ini proses pembangunannya masih dalam tahap pelaksanaan tender. “Pembangunan dilakukan oleh Dinas PUPR Denpasar pagu anggaran yang disiapkan Rp10,1 miliar,” katanya.

Baca juga:  Kinerja Penerimaan Negara di Bali Membaik, Serapan Anggaran Lesu

Masing-masing pembangunan pos damkar ini dianggarkan Rp4.901.515.000 untuk di Kesiman Kertalangu dan Rp5.253.741.000 untuk pos damkar di Serangan. Khusus untuk pos damkar di Kesiman Kertalangu, dibangun menggunakan hibah tanah bangunan kantor dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Aset lahan ini seluas 6 are yang berlokasi di Jalan Sekar Tunjung XI, Kelurahan Kesiman Kertalangu. Penyerahan hibah aset ini, telah dituangkan dalam penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Senin 19 Januari 2026 lalu.

Baca juga:  Anggaran Bawaslu Akhirnya Disetujui 62 Miliar

Dalam penyerahan itu, Kepala DJKN Bali dan Nusa Tenggara, Sudarsono menjelaskan, hibah ini diberikan untuk mendukung pembangunan daerah. Saat itu, ia menegaskan hibah ini juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik dan optimalisasi pemanfaatan aset. (Widiastuti/bisnisbali)

BAGIKAN