Belasan perusahaan memperoleh penghargaan karena keterlibatan dalam mendukung pemulihan lingkungan Bali. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Belasan perusahaan memperoleh penghargaan karena keterlibatan dalam mendukung pemulihan lingkungan Bali. Penyerahan penghargaan diilakukan 30 Maret 2026 oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani.

Dwi menjelaskan DKLH Bali memiliki Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) 2025 dengan  target pemulihan hingga 50 hektare lahan. Strategi memilih tanaman buah dinilai lebih adaptif karena mampu menggabungkan fungsi ekologis dan ekonomi sekaligus.

Baca juga:  BRI Dinobatkan BUMN Terbaik dan Dirutnya Top National Banker

Melalui pemilihan bibit tanaman buah, program itu diharapkan tidak hanya mampu mengembalikan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui hasil panen di masa depan.

DKLH Provinsi Bali memberikan apresiasi karena kontribusi swasta terhadap pelestarian lingkungan dan ekosistem lahan.

Salah satu peraih penghargaan, Bali Turtle Island Development (BTID), menyalurkan 500 bibit pohon produktif dalam program rehabilitasi hutan dan lahan.

Baca juga:  22 Desember, Batas Akhir Pengajuan Permohonan Penghargaan Atma Kerthi

Kepala Departemen Komunikasi BTID, Zefri Alfaruqy, menegaskan program ini bukan sekadar kewajiban CSR. “Ini investasi jangka panjang untuk alam Bali,” ujarnya.

Komitmen penghijauan ini, kata Zefri, sejalan dengan pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Kura Kura Bali. Kawasan ini disebut telah memiliki lebih dari 700 ribu tanaman yang tumbuh, mengubah lahan yang sebelumnya gersang menjadi hijau dan teduh.

Terkait keterlibatan sektor swasta dalam pemulihan lingkungan Bali, legislator dari PDI Perjuangan, Ni Wayan Sari Galung menilai perubahan vegetasi cukup signifikan. “Dulu gersang, sekarang lebih teduh,” katanya. (Ketut Winata/balipost)

Baca juga:  Kurang, Kesadaran Masyarakat Lindungi Diri dari Risiko Bekerja
BAGIKAN