Antrean kendaraan roda empat hingga di wilayah Tuwed, Sabtu pagi pukul 07.00 WITA dipicu adanya kendaraan yang trouble dan beberapa pengendara tertidur. Sekitar pukul 09.00 arus Denpasar-Gilimanuk menuju pelabuhan wilayah Melaya kembali lancar. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Arus lalu lintas ke arah menuju Gilimanuk mengular hingga sempat mencapai 25 kilometer di wilayah Tukadaya, Kecamatan Melaya, Sabtu (14/3) pagi.

Antrean ini dipicu sejumlah pengendara yang kelelahan menunggu di tengah lajur jalan hingga tertidur. Petugas pun berkeliling membangunkan agar mereka melanjutkan perjalanan.

Hingga pukul 09.00 WITA, arus jalan Denpasar – Gilimanuk menuju pelabuhan kembali lancar dan antrean khususnya roda empat dan truk terpantau hingga hutan Cekik, sekitar 3 kilometer dari Pelabuhan.

Baca juga:  Perayaan Tahun Baru Dibayangi Hujan Ringan hingga Sedang

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati dikonfirmasi wartawan mengatakan arus kendaraan roda dua dan truk menurutnya mengalami peningkatan sejak Jumat (13/3) malam. Pada Sabtu (14/3) pagi arus penyeberangan sudah mulai lancar dengan 32 kapal dioperasikan dan pola cepat Tiba Bongkar Berangkat (TBB) sudah ada 4 kapal.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan Denpasar, Badung dan Tabanan untuk membatasi truk yang melintas. Sebisa mungkin masyarakat mengikuti arahan dan jangan ngeblong ambil jalur berlawanan. Kalau istirahat silahkan di tempat yang sudah disediakan, ” ujar Kapolres.

Baca juga:  Bangun Kepedulian, Wabup Kasta Turun Tangan Serahkan Bantuan Sembako

Selain sopir tertidur, beberapa kendaraan sempat mengalami kerusakan sehingga menghambat lalu lintas.

“Kemarin malam itu ada truk tailer yang mengalami kendala sebelum masuk ke wilayah hutan Cekik, sehingga ada antrean. Kemarin sudah dilakukan perbaikan dan penarikan,” ujarnya.

Polres Jembrana juga terus koordinasi di lintas sektoral di timur untuk membatasi truk terutama truk tiga sumbu. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN