
DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Rabu (29/4) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.
Dari bangun kawasan terpadu, eks Taman Festival Padanggalak dibagi 3 zona hingga belasan rumah terdampak banjir di Jembrana.
Berikut 5 berita yang disajikan Koran Bali Post pada hari ini:
1. Bangun Kawasan Terpadu, Eks Taman Festival Padanggalak Dibagi Tiga Zona
Denpasar (Bali Post) –
Bangunan di eks Taman Festival yang berada di Pantai Padanggalak Denpasar telah dibongkar.
Rencana lokasi ini akan ditata kembali yang menjadi kawasan terpadu yang terbagi dalam tiga zona.
Pada lahan seluas 9 hektar ini selain ditata menjadi kawasan hijau, juga akan dibangun sentral parkir pelabuhan sanur, dan sekitar 50 persen lahannya akan dikelola investor PT Bali Budaya Semesta (BBS).
2. Terganjal Skema Pusat, KDMP di Bali Belum Kebagian Mobil Operasional
Denpasar (Bali Post) –
Program bantuan mobil pick-up operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hingga kini belum menyentuh Bali.
Pemerintah Provinsi Bali memastikan belum satu pun koperasi di daerah ini menerima kendaraan tersebut karena penyalurannya masih bergantung pada kesiapan koperasi penerima, terutama terkait rampungnya gedung fisik dan status operasional usaha.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, mengatakan bantuan mobil pikap memang ramai diperbincangkan secara nasional.
Namun realisasinya di Bali masih tertahan.
3. Anggota Komisi IV DPR RI Minta Evaluasi Investasi di Pulau Serangan
Jakarta (Bali Post) –
Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta kegiatan investasi dan reklamasi di Pulau Serangan, Bali dihentikan sementara untuk dievaluasi guna mencegah kerusakan lebih luas.
Langkah ini untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa merusak ekosistem dan masyarakat lokal. Pemerintah pusat maupun daerah mengevaluasi aktivitas di kawasan ini yang telah berlangsung hampir empat dekade.
4. Tradisi Masih Menjadi Daya Tarik Utama Wisatawan Kunjungi Bali
Denpasar (Bali Post) –
Bali tak lagi sekadar menjual pemandangan, tapi pengalaman hidup yang otentik.
Di tengah persaingan destinasi global, Pulau Dewata justru menguatkan identitasnya lewat budaya yang hidup dan menyatu dengan keseharian masyarakat.
Daya tarik utama bukan lagi sekadar pantai atau panorama alam, melainkan tradisi dan kehidupan masyarakat.
Wisatawan disebut paling tertarik pada adat istiadat, diikuti kuliner, sejarah, arsitektur, hingga spiritualitas dan kehidupan desa.
5. Belasan Rumah Terdampak Banjir
Negara (Bali Post) –
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Melaya, Jembrana, Senin (27/4) sore, memicu terjadinya banjir di Banjar Tirta Kusuma, Desa Candikusuma.
Belasan rumah warga terdampak. (*)









