Kebakaran melanda Kompleks Pasar Tulikup yang berlokasi di Banjar Adat Satria, Desa Tulikup, Kabupaten Gianyar Rabu (17/6). (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kebakaran hebat melanda kompleks Pasar Tulikup yang berlokasi di Banjar Adat Satria, Desa Tulikup, Kabupaten Gianyar, Rabu (17/6) siang saat umat Hindu merayakan Hari Suci Galungan. Sebanyak 7 unit kios di pasar itu terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

​Peristiwa ini dibenarkan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar, Putu Yudanegara. Ia menjelaskan laporan kebakaran pertama kali diterima petugas melalui sambungan telepon dari seorang personel lapangan bernama Gede Suadnyana sekitar pukul 12.18 WITA.

Baca juga:  Gus Gaga Bantah Keterangan Juanda Soal Hibah Bansos

​”Setelah menerima laporan, tim dari Regu 1 Pos Induk langsung bergerak cepat menuju lokasi. Menempuh jarak sekitar 5 kilometer, armada kami tiba di lokasi dalam waktu 5 menit, yakni pukul 12.23 WITA,” ujar Putu Yudanegara.

​Mengingat api yang cukup besar dan lokasi kebakaran berada di area pasar yang padat, Dinas Damkar Gianyar langsung mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak empat armada pemadam kebakaran diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga:  Soal Lift Kaca Kelingking, MDA Nusa Penida Tanggapi Sikap Forum Bandesa

​Upaya pemadaman dilakukan petugas secara intensif dengan melakukan penyemprotan air ke titik-titik api guna melokalisir rambatan. “Petugas berjuang memadamkan api di area kios berukuran sekitar 4×18 meter tersebut. Proses penanggulangan hingga situasi benar-benar kondusif dan aman memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit,” tambah Yudanegara.

​Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa yang menimpa fasilitas milik Banjar Adat Satria Tulikup ini. Mengenai penyebab pasti terjadinya kebakaran, Yudanegara menyatakan bahwa hal tersebut belum bisa dipastikan.

Baca juga:  Jelaskan Kondisi Gunung Agung, Gubernur Pastika Undang Konjen

​”Untuk penyebab utama kebakaran, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Sementara total kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” pungkasnya. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN